Berkendaralah dengan kecepatan wajar saat Anda sedang berpuasa. (Foto: Pexels.com)
Berkendaralah dengan kecepatan wajar saat Anda sedang berpuasa. (Foto: Pexels.com)

Tips Mengemudi Aman Saat Berpuasa

Rona kesehatan puasa
Dhaifurrakhman Abas • 10 Mei 2019 16:11
Puasa dapat memengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung seperti kurangnya konsentrasi, menguap, dan mengantuk. Jaga konsentrasi mengemudi saat berpuasa. Misalnya seperti penuhi asupan gizi, hindari makanan pedas dan asam, dan jaga pola tidur.
 

 
Jakarta: Berkendara saat berpuasa memang menantang. Selain harus menahan lapar dan haus, konsentrasi Anda di sini juga diuji.  Ada baiknya persiapkan perjalanan Anda malam sebelum sahur agar memudahkan Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dr. Daniel Bramantyo, seorang dokter dari Rumah Sakit Pertamina Jaya, mengimbau bagi yang melaksanakan puasa untuk senantiasa berhati-hati dalam mengemudi. Sebab, kata dia, puasa memengaruhi kondisi tubuh menjadi lebih lemas.
 
“Dan tentunya akan memengaruhi kekuatan dan ketahanan saat mengemudi. Puasa dapat memengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung seperti kurangnya konsentrasi, menguap, dan mengantuk yang membuat pengendara tak menyadari keberadaan rambu lalu lintas,” kata dr. Daniel dalam pesan yang diterima Medcom.id.
 
Selain itu, dr. Daniel mengatakan bahwa seseorang yang tidak mendapatkan asupan makan dan minuman selama belasan jam mengalami penurunan kadar gula darah dalam tubuh. Hal ini berpotensi menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi.
 
“Selain itu, kondisi ini dapat menyebabkan seseorang merasa lelah dan menjadi tidak sabar termasuk saat mengemudi,” ungkap dia.
 
Oleh karena itu, dr. Daniel membagikan beberapa beberapa tips untuk menjaga konsentrasi mengemudi saat berpuasa. Hal ini juga bisa diterapkan ketika Anda tidak berpuasa.

1. Penuhi asupan gizi

Saat sahur dr. Daniel menganjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks. Zat tersebut bisa Anda temukan di dalam nasi merah, ubi, jagung, roti gandum, dan makanan lainnya.
 
Dia juga menyebutkan bahwa asupan protein dan lemak juga tidak boleh ditinggalkan di bulan puasa ini. Sebab, jika tidak mengonsumsinya, badan akan mudah terasa lemah di siang hari.
 
Tips Mengemudi Aman Saat Berpuasa
(Puasa dapat memengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung seperti kurangnya konsentrasi, menguap, dan mengantuk. Jaga konsentrasi mengemudi saat berpuasa. Foto: Pexels.com)

2. Jaga tubuh tetap terhidrasi

Dr. Daniel juga menyarankan untuk mengonsumsi jus buah saat sahur dan berbuka puasa. Minuman ini membantu proses pencernaan tetap lancar sekaligus menjaga asupan vitamin dan nutrisi lain yang penting bagi tubuh.
 
Dia juga menganjurkan untuk minum lebih dari delapan gelas air putih setiap hari. Hal ini demi mencukupi kebutuhan cairan tubuh sekaligus mencegah dehidrasi.

3. Hindari makanan pedas dan asam

Sebaiknya Anda menghindari makanan yang pedas dan juga asam. Sebab, menurut dr. Daniel, hal ini dapat mengganggu fungsi lambung dan pencernaan yang dapat mengakibatkan asam lambung. Asam lambung selama berpuasa akan sangat memperberat kondisi tubuh.

4. Jaga Kecepatan

Selain itu, Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs & Communications Director, GM Indonesia mengimbau untuk menjaga kecepatan berkendara saat berpuasa. Sebab fisik orang yang tengah menjalankan puasa tidak sebugar dibanding saat tidak berpuasa.
 
“Rasa kantuk akan muncul ketika badan terasa tidak bugar. Karena itu, berkendaralah dengan kecepatan wajar, karena kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) seorang pengemudi yang berpuasa biasanya tidak maksimal, dan ini menimbulkan reaksi yang lebih lambat,” ujar Yuniadi.

5. Penjaga pola waktu tidur

Bagi sebagian orang, bulan Ramadan membuat pola tidur menjadi sedikit berubah. Misalnya, waktu tidur Anda terpotong untuk sahur pagi-pagi dan tarawih hingga malam hari.
 
“Waktu tidur yang berkurang Ini membuat pengendara lebih cepat lelah dan kurang berkonsentrasi ketika berkendara,” ungkapnya.
 
Karena itu, Yuniadi mengimbau untuk maksimalkan waktu jam tidur ketika berpuasa. Misalnya dengan menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat seperti begadang hingga larut malam.

6. Jaga Emosi

Kemacetan jalanan yang panjang sering kali terjadi menjelang berbuka puasa. Kondisi yang cukup mengganggu ini terjadi karena masyarakat tergesa-gesa untuk segera sampai di rumah dan berbuka bersama keluarga.
 
“Ketika Anda mengemudi sebaiknya tetap tenang dan atur pikiran untuk selalu berfikir positif dan bersabar untuk menjaga emosi. Cara mengemudi yang santun dan tidak mengganggu pengguna jalan lain akan mengurangi risiko kecelakaan,” tandasnya.  
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif