Kram pada kaki merupakan keluhan yang cukup sering dialami oleh banyak orang. (Ilustrasi/Pexels)
Kram pada kaki merupakan keluhan yang cukup sering dialami oleh banyak orang. (Ilustrasi/Pexels)

Beberapa Penyebab Kaki Mengalami Kram

Rona kesehatan
Raka Lestari • 11 Februari 2020 11:03
Jakarta: Kram pada kaki merupakan keluhan yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Hal tersebut bisa terjadi kapan saja, entah itu ketika sedang tidur, berlari, atau melakukan olahraga lainnya. Dan rasa sakit yang menusuk ketika mengalami kram pada kaki, bisa sangat mengganggu. 
 
Dan berikut ini adalah beberapa alasan utama mengapa seseorang mengalami kram kaki, seperti dilansir health:
 
Dehidrasi
 
Salah satu penyebab kram kaki adalah dehidrasi. “Atlet dan para penggemar olahraga sudah sangat sering mengalami kram kaki,” ujar Mark D. Peterson, PhD, asisten profesor peneliti di departemen kedokteran fisik dan rehabilitasi di University of Michigan Medical School. Todd J.
 
Sontag, DO, dokter keluarga dengan Orlando Health Physician Associates, mengatakan, “Ketika kekurangan cairan maka ujung saraf menjadi peka, memicu kontraksi di ruang sekitar saraf dan meningkatkan tekanan pada ujung saraf motor.” Kekurangan cairan ini diperburuk oleh kondisi panas atau olahraga karena Anda kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat.
 
Kekurangan mineral 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kekurangan elektrolit juga dapat berlontribusi pada kram kaki. Jika Anda memiliki kandungan elektrolit dan mineral lain yang rendah, ketidakseimbangan tersebut dapat menyebabkam kram yang terjadi secara spontan.
 
Ketidakseimbangan sodium, kalsium, magnesium, atau potasium dapat menyebabkan kram pada kaki, jelas Gerardo Miranda-Comas, MD, direktur program associate fellowship kedokteran olahraga di Icahn School of Medicine. Namun untungnya minuman olahraga dapat mengatasinya, selama diminum dalam jumlah moderat. Pisang, ubi, bayam, yogurt, dan kacang-kacangan juga bisa kaya akan mineral yang bisa mengatasi kram pada kaki. 
 
Kehamilan 
 
Kehamilan dapat meningkatkan risiko wanita mengalami kram kaki, terutama pada trimester kedua dan ketiga. “Hal ini kemungkinan karena kemungkinan untuk kekurangan magnesium dan potasium lebih tinggi pada saat kehamilan,” ujar Peterson.
 
Jika Anda sedang hamil dan mengalami kram kaki, usahakan untuk tetap terhidrasi atau mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen magnesium dengan persetujuan dokter. 
 
Duduk atau Berdiri lama 
 
Duduk atau berdiri yang terlalu lama bisa menyebabkan kaki terasa kram. Berdiri terlalu lama dapat berkontribusi dalam menyebabkan kelelahan otot, jelas Dr Sontag.
 
Akan tetapi, terlalu lama duduk juga tidak disarankan. “Duduk terlalu lama dapat menyebabkan malfungsi otot dan serat otot mungkin akan menjadi hiperaktif,” katanya.
 
Dan ketika otot dalam keadaan tegang dan tidak bisa rileks, maka Anda akan mengalami kram. Untuk mengatasinya, cobalah duduk sebentar jika Anda terlalu lama berdiri. Begitupun sebaliknya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif