Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

Waspada Gejala Kadar Natrium Rendah

Rona kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Agustus 2020 16:10
Jakarta: Natrium adalah elektrolit yang berperan penting dalam mengatur kadar air dan zat lain di dalam tubuh. Definisi tingkat natrium rendah di bawah 135 miliekuivalen per liter (mEq/L). Ketika kadar natrium dalam darah terlalu rendah, maka terjadi hiponatremia.
 
Saat kondisinya memburuk, orang mungkin mengalami gejala, seperti muntah, otot berkedut, kejang. Sedangkan, hiponatremia berat terjadi ketika kadar turun di bawah 125 mEq / L. Masalah kesehatan yang timbul dari kadar natrium yang sangat rendah bisa berakibat fatal.
 
Dikutip dari Medical News Today, hiponatremia merupakan gangguan elektrolit paling umum yang ditemui dokter. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 1,7 persen orang di Amerika Serikat memiliki kondisi tersebut. Ini lebih umum terjadi di antara orang dengan kanker.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hiponatremia ringan mungkin tidak menimbulkan gejala. Gejala yang sering kali muncul, di antaranya kebingungan, kelesuan, sakit kepala, kelelahan atau energi rendah, mual, hingga kegelisahan.
 
Jika kondisinya memburuk, dapat menyebabkan gejala yang parah, terutama pada orang dewasa yang berusia lebih tua. Gejala yang parah bisa mencakup muntah-muntah, kelemahan otot, kejang, dan kedutan, bahkan koma. Hiponatremia pun dapat menyebabkan kematian pada kasus yang ekstrim.
 
Kadar natrium rendah ini disebabkan oleh sejumlah kondisi dan faktor medis. Di antaranya, diare atau muntah, gagal jantung, penyakit ginjal, penyakit hati, penggunaan obat. Selain itu, sindrom sekresi ADH yang tidak tepat (SIADH) karena orang dengan SIADH menghasilkan tingkat hormon anti-diuretik (ADH) yang berlebihan, yang dapat menurunkan kadar natrium.
 
Penyebab lainnya termasuk minum terlalu banyak air hingga akibat penggunaan obat. Mengambil ekstasi obat rekreasi meningkatkan risiko hiponatremia parah dalam beberapa kasus. Hiponatremia akibat penggunaan ekstasi bisa berakibat fatal, terutama pada wanita.
 
Penyebab lainnya ialah ketika terjadinya gangguan hormon. Ini termasuk penyakit addison, yang mengurangi produksi hormon kortisol, aldosteron, san hipotiroidisme, yang ditandai dengan rendahnya kadar hormon tiroid.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif