Empat Tanda Si Kecil Butuhkan Asupan Makanan Lebih Banyak
Jika tanda-tanda ini dialami oleh bayi Anda, kemungkinan bahwa bayi Anda membutuhkan asupan makanan yang lebih banyak dari biasanya. (Foto: Kazuend/Unsplash.com)
Jakarta: Mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan bayi Anda bisa sulit untuk dipahami, terutama dalam masalah rasa lapar dan kenyang.

"Ketika Anda menjadi orang tua, Anda dengan cepat belajar bahwa kebutuhan bayi Anda terus berubah dan rutinitas Anda perlu berubah bersama mereka," ujar Gary Kramer, MD, seorang dokter anak yang berbasis di Miami kepada Romper.com. 

Dan jika tanda-tanda dibawah ini dialami oleh bayi Anda, kemungkinan bahwa bayi Anda membutuhkan asupan makanan yang lebih banyak dari biasanya.


1. Sedang dalam masa pertumbuhan 
Ketika bayi Anda sedang dalam masa pertumbuhan, mereka mungkin tiba-tiba tampak lebih lapar dan lebih rewel dari biasanya. Jika Anda menyusui, mereka mungkin ingin menyusui terus-menerus, dan jika Anda diberi susu formula, mereka mungkin akan masih merasa lapar ketika sudah diberikan satu botol penuh. 

Kramer mengatakan bahwa umumnya masa pertumbuhan bayi terjadi antara minggu pertama dan ketiga, pada minggu keenam, minggu kedelapan, 3 bulan, 6 bulan, dan 9 bulan. Jadi, jika bayi Anda sudah mencapai usia-usia tersebut mungkin sudah waktunya untuk meningkatkan makanan mereka.

(Baca juga: 5 Pilihan Makanan Sehat yang Mudah Dicerna Bayi)


(Ketika bayi Anda sedang dalam masa pertumbuhan, mereka mungkin tiba-tiba tampak lebih lapar dan lebih rewel dari biasanya. Foto: Andrew Seaman/Unsplash.com)

2. Berat badan mereka tidak naik
Saat Anda membawa bayi ke dokter anak, catat berat badan mereka sehingga Anda bisa mengawasi berapa banyak yang telah mereka dapatkan. American Academy of Pediatrics (AAP) mencatat bayi Anda harus meningkatkan berat badan mereka dua kali lipat dari sebelumnya pada usia 5 bulan, dan tiga kali lipat dari berat badan pada saat lahir ketika usia 1 tahun. 

Jika bayi Anda tampaknya tidak mendapatkan berat badan yang banyak, APA menyarankan untuk memberi makan bayi Anda lebih sering, bahkan jika itu harus membangunkan mereka untuk menyusui. 

3. Buang air besar sedikit 
Buang air besar yang sedikit mungkin dianggap sebagai keuntungan bagi orang tua agar tidak perlu repot membersihkannya, tetapi itu sebenarnya bisa menjadi pertanda bahwa bayi Anda tidak mendapatkan cukup makanan.

APA mencatat bahwa pada minggu pertama mereka, bayi yang baru lahir harus memiliki lima hingga enam popok kotor sehari. Jika Anda melihat penurunan popok kotor, itu mungkin berarti Anda perlu menambahkan lebih banyak susu untuk bayi Anda.

4. Mereka masih rewel setelah makan
Jika Anda baru saja selesai menyusui bayi Anda, tetapi mereka masih rewel setelahnya, itu mungkin berarti bahwa mereka perlu lebih banyak makanan. Kids Health menjelaskan bahwa ketika bayi Anda tidak puas dengan makanan mereka, mereka mungkin menjadi rewel dan terus memberi Anda isyarat kelaparan seperti mengisap tangan atau jari.

Jika ini yang terjadi, Anda mungkin perlu mencoba memberi mereka lebih banyak susu, atau menambahkan makanan tambahan untuk rutinitas sehari-hari mereka.






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id