Benarkah Air Garam Baik untuk Menguras Racun Tubuh?
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Seperti pakaian, tren kesehatan juga datang dan pergi. Salah satunya adalah tren minum air garam alami yang sempat digandrungi warga Inggris pada awal 2018. 

Air garam tersebut diklaim dapat mengeluarkan racun tubuh dan meningkatkan energi. 
Sophia Gushée, pendiri Practical Nontoxic Living mencoba membuktikannya dengan mengonsumsi minuman tersebut selama satu minggu. Hasilnya, ia merasa kulitnya semakin bersih, kualitas tidur membaik, dan memicunya untuk melakukan gaya hidup lebih sehat. 

Namun, ahli gizi Harley Street tidak sependapat, terutama dalam hal detoks tubuh. 


"Banyak studi menemukan bahwa konsumsi garam dalam takaran sedang memberi manfaat untuk mengatur tekanan darah. Namun, terlalu banyak garam justru dapat menyebabkan tekanan darah tinggi."

Street, yang setuju bahwa asupan kecil garam sudah baik untuk kesehatan, juga menyatakan bahwa penelitian tentang bagaimana minum air asin dapat membantu hal-hal seperti pencernaan sangat kurang.

"Penting untuk mengetahui bahwa semua manfaat berasal dari bahan utamanya yaitu air!" tegasnya. 

Ia nenambahkan, konsep detoksifikasi yang ditawarkan, sebuah gagasan tentang membersihkan sistem kotoran, dan membuat tubuh merasa bersih, dan lebih bersemangat di pagi hari sebagai penipuan.

"Ini adalah konsep keilmuan yang dirancang untuk menjual barang-barang."

Tren ini tak begitu saja mencampurkan berbagai jenis garam ke dalam ini. Wellness Mama menyatakan bahwa cairan tersebut dibuat dengan air yang dicampur air garam alami, seperti garam merah muda yang bersumber dari pegunungan Himalaya.

Lihat video:





(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id