Mengapa Bayi Jarang Berkedip?
Selain pengaman, tujuan utama dari berkedip untuk melumasi bola mata. (Foto: Mindy Olson P/Unsplash.com)
Jakarta: Salah satu keunikan dari tubuh bayi adalah jarang berkedip, hanya beberapa kali per menit. Padahal, orang dewasa secara reflek mengedipkan mata minimal 15 kali per menit.

"Rata-rata dua atau tiga kali berkedip dalam satu menit, jadi jelas rendah," kata Leigh Bacher, seorang profesor psikologi di Universitas Negeri New York di Oswego saat dikutip dari livescience.com.

Hal itu terlihat aneh. Namun, ada beberapa alasan kuat kenapa bayi jarang berkedip.


Pada umumnya, berkedip pada mata orang dewasa dibedakan ke dalam dua ketgori, yaitu spontan dan refleksi. Kedua jenis kedipan ini memiliki fungsi yang sama yaitu melindungi mata dari serangan benda eksternal. 

(Baca juga: Masalah Penglihatan Mata Bayi)


(Salah satu keunikan dari tubuh bayi adalah jarang berkedip, hanya beberapa kali per menit. Padahal, orang dewasa secara reflek mengedipkan mata minimal 15 kali per menit. Foto: Brytny.com/Unsplash.com)

Selain pengaman, tujuan utama dari berkedip untuk melumasi bola mata. Berkedip juga membantu mengeluarkan debu dan iritasi lainnya yang masuk ke mata. 

Lalu, apakah mata bayi tidak membutuhkan pelumas atau jarang mengalami iritasi? Para peneliti menyebutkan, mata kecil mereka tidak membutuhkan banyak pelumas.

Maksud lain kenapa bayi jarang berkedip adalah mendapatkan informasi visual yang mereka butuhkan. "Ketika Anda melakukan hal-hal visual atau menuntut perhatian, Anda cenderung berkedip kurang," kata Bacher. 

Kondisi tersebut fenomena serupa terlihat pada orang dewasa dengan sindrom penglihatan komputer, suatu kondisi di mana tuntutan visual yang tinggi dari penglihatan komputer menyebabkan berkurangnya kedipan. Maka tak heran mata orang yang terlalu lama menatap layar komputer rentan mengalami kering.






(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id