Acara Press Conference CSR PT Amerta Indah Otsuka, Sukabumi, Jawa Barat, akhir pekan lalu. (Foto: Raka/Medcom.id)
Acara Press Conference CSR PT Amerta Indah Otsuka, Sukabumi, Jawa Barat, akhir pekan lalu. (Foto: Raka/Medcom.id)

Pentingnya Hidup dan Bersih Sehat demi Mencegah Penyakit Tidak Menular

Rona kemenkes
Raka Lestari • 16 Desember 2019 16:09
Jakarta: Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan salah satu kunci untuk mengatasi maraknya penyakit tidak menular. Hal ini juga senada dengan program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan melalui germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
 
“Saat ini masyarakat suka sekali dengan kemudahan, terutama kemudahan dalam hal memilih makanan. Makanan yang cepat saji, tinggi gula dan lemak sering sekali dijadikan pilihan,” ujar dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam acara Press Conference CSR PT Amerta Indah Otsuka, Sukabumi, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
 
Lebih lanjut, dr. Riskiyana juga mengatakan bahwa, saat ini terjadi pola penyakit yang ada di masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Perilaku sedentary inilah yang mengubah pola penyakit masyarakat. Jika pada tahun 1999 kebanyakan karena penyakit menular, pada tahun 2010-an lebih banyak terjadi penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kolestrol, dan lain-lain," ujar dr. Riskiyana.
 
“Mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah Indonesia membuat gerakan bersama untuk Indonesia sadar berperilaku hidup sehat. Keberhasilan germas ini dipengaruhi berbagai sektor pembangunan, termasuk swasta dan masyarakat itu sendiri. Dari pihak swasta bisa dengan melalui CSR atau Corporate Social Responsibility,”ujar dr. Riski.
 
Sudarmadi Widodo, Human Capital and Corporate Affair Director PT Amerta Indah Otsuka menambahkan, bahwa kurangnya informasi dan kesadaran terkait dengan pola hidup sehat yang terjadi di masyarakat saat ini, mengakibatkan tingginya kasus demam berdarah.
 
"Bahkan hingga kematian, sehingga mendorong Otsuka untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat melalui berbagai kegiatan," terang Sudarmadi.
 
Salah satunya adalah program “First Aid Drink” yang diinisiasi oleh Otsuka sejak tahun 2011. Program ini telah memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat sekitar, khususnya dalam mengurangi jumlah penderita demam berdarah.
 
Pada 2014, Otsuka menjalin kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, khususnya dalam hal edukasi pencegahan demam berdarah, pembinaan POSYANDU, dan sosialisasi Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS). Ketiga kegiatan ini juga sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif