Asap rokok mengakibatkan penurunan kemampuan ibu dalam memproduksi ASI. (Foto: Kevin Liang/Unsplash.com)
Asap rokok mengakibatkan penurunan kemampuan ibu dalam memproduksi ASI. (Foto: Kevin Liang/Unsplash.com)

Paparan Asap Rokok Sebabkan Penurunan Durasi Menyusui

Rona kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 28 Desember 2018 08:00
Jakarta: Semua orang tentu mengetahui dampak buruk dari kebiasaan merokok. Bisa menyebabkan kanker paru, penyakit jantung dan berakhir dengan kematian.
 
Dampak buruk rokok bukan hanya dirasakan oleh si pecandu rokok saja. Tetapi juga bagi yang terpapar asap rokok alias si perokok pasif.
 
Hal itu dijelaskan melalui sebuah studi yang dipublikasikan jurnal Breastfeeding Medicine. Para ilmuwan meneliti dampak paparan asap rokok terhadap perempuan yang sedang dalam masa menyusui. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Asap rokok mengakibatkan penurunan kemampuan ibu dalam memproduksi ASI. Apakah itu disebabkan suami, ibu atau anggota keluarga yang merokok di rumah," kata Marie Tarrant, profesor dari University of British Columbia's Okanagan Campus di Kanada.
 
Dalam penelitian ini, Tarrant bersama timnya melakukan survei terhadap 1.200 perempuan dari empat rumah sakit di Hong Kong. Mereka menemukan bahwa sepertiga peserta survei memiliki pasangan atau anggota keluarga yang merokok dalam lingkup kehidupan rumah tangga.
 
(Baca juga: Ibu Perokok Aktif Picu Gangguan Ginjal pada Anak)
 
"Studi kami menunjukkan bahwa pasangan merokok dapat memengaruhi keputusan menyusui," ujarnya.
 
Sementara itu, kata Tarrant, paparan asap rokok dari kedua orang tua yang merupakan perokok aktif akan lebih buruk. Terkait dengan durasi menyusui bayi yang jauh lebih pendek.
 
"Kebiasaan merokok menyebabkan nikotin ditransmisikan bagian tubuh yang memproduksi ASI dapat mengurangi jumlah secara keseluruhan," ungkapnya.
 
Bayi yang kurang mengonsumsi ASI bisa mengalami neonatal hypernatraemia atau kehilangan berat badan secara signifikan. Disamping itu paparan asap rokok juga berdampak buruk pada sistem pernapasan bayi.
 
"Kita tahu efek asap tembakau pada bayi muda sangat merugikan. Karena bayi yang ada di sekitar perokok lebih rentan mengalami infeksi pernapasan dan mengalami masalah pernapasan lainnya," tandas Tarrant.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi