Apakah minum obat pencahar dapat membantu penurunan berat badan? Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)
Apakah minum obat pencahar dapat membantu penurunan berat badan? Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)

Amankah Obat Pencahar untuk Menurunkan Berat Badan?

Rona kesehatan pencernaan
Raka Lestari • 25 Maret 2019 13:19
Obat pencahar adalah golongan obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi sembelit atau konstipasi. Menurut Neilanjan Nandi, M.D., seorang gastroenterologis di Drexel Medicine mengatakan masih ada orang yang menggunakan obat pencahar sebagai bantuan untuk menurunkan berat badan adalah salah. Ketika Anda mengonsumsi obat pencahar, yang benar-benar hilang hanyalah air dan kotoran, tidak ada lemak yang dikeluarkan.
 

 
Jakarta:
Saat mengalami konstipasi, pilihan yang paling sering dilakukan adalah dengan menggunakan obat pencahar. Obat pencahar masih banyak dijadikan pilihan untuk melegakan perut Anda ketika mengalami konstipasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyak yang berpendapat obat tersebut membuat perut terasa lebih ringan, lebih baik dan bahkan merasakan adanya penurunan berat badan setelah mengonsumsi obat pencahar.
 
Hal inilah yang menyebabkan banyak orang mengangggap bahwa dengan minum obat pencahar dapat membantu penurunan berat badan. Namun apakah aman dengan minum obat pencahar demi mendapatkan penurunan berat badan?
 
"Ini adalah mitos kuno yang sepertinya tidak pernah hilang," kata Neilanjan Nandi, M.D., seorang gastroenterologis di Drexel Medicine.
 
"Pencahar adalah ide buruk untuk menurunkan berat badan. Obat pencahar tidak efektif dan tidak aman," tegasnya lagi.
 
Saat Anda menggunakan obat pencahar, yang Anda lakukan hanyalah melumasi tinja dan merangsang usus Anda untuk segera membersihkannya.
 
(Baca juga: Kebiasaan Berikut Memperparah Konstipasi)
 
Amankah Obat Pencahar untuk Menurunkan Berat Badan?
("Pencahar adalah ide buruk untuk menurunkan berat badan. Obat pencahar tidak efektif dan tidak aman," tegas Neilanjan Nandi, M.D., seorang gastroenterologis di Drexel Medicine. Foto: Pexels.com)
 
"Anda mungkin berpikir Anda kehilangan berat badan karena Anda merasakan perut yang lebih ringan, tetapi Anda tidak membakar kalori atau menghilangkan lemak, jadi 'penurunan berat badan' itu bersifat sementara dan tidak nyata," kata Dr Nandi.
 
Ketika Anda mengonsumsi obat pencahar, yang benar-benar hilang hanyalah air dan kotoran, tidak ada lemak yang dikeluarkan.
 
"Menghilangkan air dari tubuh Anda membuat Anda segera terlihat lebih langsing, karena ada sedikit cairan di bawah kulit Anda," tambah Dr Nandi.
 
"Tapi itu dapat menyebabkan Anda mengalami dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit." Kedua hal itu dapat menyebabkan siklus masalah, seperti sakit kepala, tekanan darah rendah, dan kelelahan, dan bisa membuat Anda harus dirawat di rumah sakit.
 
Hidrasi adalah kunci penurunan berat badan yang tepat. Singkatnya, tubuh Anda membutuhkan air yang cukup agar sel, jantung, dan otot Anda berfungsi dengan baik.
 
Karena penurunan berat badan terjadi ketika kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih sedikit dari kalori yang keluar. Terlebih lagi, saat menggunakan obat pencahar untuk menurunkan berat badan mungkin tampak seperti cara mudah untuk mempercepat metabolisme Anda.
 
Padahal itu sebenarnya tidak memengaruhi metabolisme Anda sama sekali. "Pada saat makanan telah terbentuk menjadi feses, kalori dan lemak yang ada di dalamnya telah disimpan dalam tubuh," ujar Dr Nandi.
 
Untuk itu, penggunaan obat pencahar untuk menurunkan berat badan adalah sesuatu yang sebaiknya tidak Anda lakukan. Anda bisa menggunakan obat pencahar jika memang berada dalam kondisi darurat atau hal-hal yang sangat spesifik.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif