Pemasangan implan gigi harus dilakukan dokter ahli (Foto:Getty Images)
Pemasangan implan gigi harus dilakukan dokter ahli (Foto:Getty Images)

Implan, Solusi Nyaman Bagi Pemakai Gigi Palsu

Rona kesehatan
Nia Deviyana • 10 Desember 2014 10:29
medcom.id, Jakarta: Gigi merupakan bagian penting dalam mulut. Selain berfungsi untuk mengunyah makanan, keberadaan gigi dengan bentuk yang bagus akan menambah nilai estetika penampilan seseorang.
 
Jika Anda gigi Anda tanggal, penggunaan gigi palsu menjadi solusi. Secara umum, ada dua tipe gigi palsu, yaitu gigi palsu lepasan dan gigi palsu cekat dengan metode implan.
 
Gigi palsu lepasan memiliki kekurangan, yakni seringkali terasa kurang nyaman, bahkan sering longgar, dan membuat si pemakai menjadi kurang percaya diri. Oleh karena itu, implan gigi kini banyak dipilih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Implan gigi paling mendekati gigi asli. Baik dari tampilan, maupun fungsi dan bentuknya secara keseluruhan.Pemasangan implan pun tak harus mengorbankan gigi sehat di sebelahnya," jelas spesialis Prostodonsia Drg. Jonan Angkawidjaja, Sp. Pros, yang dijumpai di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2014).
 
Implan gigi membantu mencegah terjadinya penyusutan tulang rahang. Ini merupakan masalah yang kerap dihadapi orang-orang tidak punya gigi alias ompong.
 
"Penyusutan tulang rahang mengakibatkan berkurangnya dukungan terhadap bibir dan pipi, sehingga wajah dan penampilan tampak lebih tua dari usia sebenarnya," ulas Drg. Jonan.
 
Faktor Keberhasilan
 
Karena cukup rumit, keberhasilan pemasangan implan gigi bergantung pada beberapa faktor, seperti bahan yang digunakan, keahlian dokter, dan riwayat penyakit pasien.
 
Implan, Solusi Nyaman Bagi Pemakai Gigi Palsu
(Foto:Getty Images)
 
Ada penyakit tertentu yang membuat dokter harus berhati-hati dalam menanam implan gigi. Risiko infeksi penyakit sistemik seperti diabetes, akan memengaruhi jaringan tulang. Sedangkan, hipertensi dan kelainan darah berhubungan dengan risiko saat proses pemasangan implan gigi di tulang rahang.
 
"Dalam pemasangan implan gigi, kondisi kesehatan dan kebersihan rongga mulut pasien harus terpelihara," tegasnya.
 
Kegagalan implan gigi biasanya disebabkan oleh infeksi yang disebabkan kebiasaan merokok dan kurangnya menjaga kebersihan mulut. Pada literatur kedokteran gigi, tingkat keberhasilan pemasangan implan gigi berada pada kisaran 98 persen. Namun, berdasarkan kondisi yang selama ini ditemui di Indonesia, tingkat keberhasilannya berkisar pada 95 persen.
 
Waktu Pemasangan
 
Pemasangan implan gigi membutuhkan waktu persiapan pemasangan yang relatif cepat. Pemberian anastesi lokal hanya memakan waktu 15-20 menit. Namun pemasangan secara keseluruhan, biasanya dilakukan bertahap selama 2-3 bulan.
 
Implan, Solusi Nyaman Bagi Pemakai Gigi Palsu
(Foto:Getty Images)
 
"Untuk kasus tertentu, memang ada implan yang bisa ditanam langsung beserta dengan mahkota, namun itu berlaku pada kasus tertentu," jelasnya.
 
Pada umumnya, tindakan yang lebih aman adalah penanaman implan gigi, kemudian tunggu dua atau tiga bulan untuk pemasangan mahkota. Sambil menunggu, pasien biasanya dibuatkan gigi tiruan sementara untuk kebutuhan estetika.
 
Masa Pakai
 
Implan gigi biasanya bertahan 10-15 tahun. Untuk manfaat jangka panjang, implan memang lebih menguntungkan ketimbang memakai gigi tiruan lepasan. Terkadang, pasien malah sering lupa, mana gigi asli dan  mana gigi implan karena penampilan dan kenyamanan yang hampir mirip gigi asli.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ROS)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif