Berikut ini adalah kandungan ASI dan susu formula. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Berikut ini adalah kandungan ASI dan susu formula. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

ASI vs Susu Sapi

Rona kesehatan keluarga air susu ibu
Sunnaholomi Halakrispen • 10 Agustus 2020 09:00
Jakarta: Air Susu Ibu (ASI) dan susu sapi, masing-masing memiliki kandungan yang diklaim baik untuk pertumbuhan anak. Namun, bagaimana kandungan jelasnya dari sisi kedokteran?
 
Protein pada ASI dan susu sapi berbeda. Hal itu disampaikan Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A (K) selaku Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk. 
 
Menurutnya, pada ASI terdapat lebih banyak whey yakni sebanyak 60 persen dan casein sebanyak 40 persen. Sedangkan pada susu sapi, hanya ada 20 persen whey dan sisanya casein atau sebanyak 80 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"ASI lebih baik dibandingkan susu sapi untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi, karena kandungan whey yang tinggi," ujar dr. Naomi, sapaannya, dalam webinar Support Breastfeeding for Healthier Planet.
 
"Kenapa whey itu sangat penting (bagi bayi)? Karena mengandung lactoferrin, immunoglobulins, serum albumin, beta-lactoglobulin, alpha-lactalbumin," tambahnya.
 
ASI vs Susu Sapi
(Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A (K) selaku Pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Foto: Dok. Istimewa)
 
Selain itu, ASI juga mengandung lemak spesial yang bisa dicerna oleh saluran cerna bayi. Terdapat juga zat besi yang walaupun jumlahnya kecil tetapi bisa lebih dicerna oleh bayi dibandingkan susu lain.
 
"Lactoferrin itu antibacterial effect. Ada imunoglobulin yang lagi-lagi untuk respons imun untuk antigen yang spesifik dan banyak lagi yang lain bahkan faktor-faktor penting untuk imun seorang bayi," paparnya.
 
"Di susu sapi dan sufor tidak ada kandungan tersebut. Faktor pertumbuhan, growth hormone secara natural ada di dalam ASI tetapi tidak ada di susu lain," jelasnya.
 
Di sisi lain, kata dr. Naomi, apabila si ibu menyusui (busui) terinfeksi suatu penyakit, sel darah putih dalam tubuh ibu itu akan membuat perlindungan terhadap ibu. Sebagian sel darah putih itu akan menuju payudara dan membentuk antibodi. 
 
"Antibodi yang terbentuk ini akan keluar melalui ASI, sehingga secara tidak langsung juga melindungi si bayi," pungkasnya.
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif