Memberikan masker pada tetangga Anda yang tak punya masker juga sebagai tindakan yang baik. (Foto: Pexels.com)
Memberikan masker pada tetangga Anda yang tak punya masker juga sebagai tindakan yang baik. (Foto: Pexels.com)

Memberi Sebagai Cara untuk 'Menyembuhkan Diri' di Tengah Pandemi

Rona psikologi kesehatan mental covid-19 pandemi
Kumara Anggita • 03 Juni 2020 13:13
Jakarta: Semua orang ingin menyembuhkan masalah mentalnya masing-masing. Mereka menggunakan terapi, obat, meditasi dan masih banyak lagi.
 
Menariknya, dalam sebuah pembicaraan psikiater terkenal Karl Menninger, seorang anggota audiens bertanya apa yang harus dilakukan terhadap seorang pasien yang merasakan gangguan saraf. 
 
Semua orang berpikir Menninger untuk merekomendasikan obat-obatan atau terapi mendalam. Sebaliknya, ia menyarankan audiens tersebut untuk meninggalkan rumah, cari seseorang yang membutuhkan, dan lakukan sesuatu untuk membantu orang itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Marty Nemko Ph.D, seorang pelatih personal juga menemukan bahwa memberi memang bisa menyembuhkan. Dan tindakan itu sangat penting dilakukan hari ini ketika covid-19 telah membuat banyak orang sedih, marah, takut, dan cemas.
 
Memberi Sebagai Cara untuk 'Menyembuhkan Diri' di Tengah Pandemi
(Bukan obat atau terapi, tapi memberi sesama misalnya membelikan sayuran selain sembako bagi mereka yang kekurangan juga bisa Andalakukan di tengah pandemi covid-19. Foto: Pexels.com)

Ide-ide memberi untuk menyembuhkan diri 

- Lakukan sesuatu untuk tetangga tanpa mereka sadari. Misalnya, menyirami tanaman mereka di halaman rumah mereka.
 
- Lakukan pekerjaan pro bono (pekerjaan profesional yang dilakukan secara sukarela dan tanpa pembayaran). Misalnya, bila Anda profesional kesehatan baik mental atau fisik mungkin bisa memberikan bantuan gratis. Misalnya membantu menambah konten di sebuah website yang didesikasikan bagi kesehatan masyarakat.
 
- Membeli lauk favorit Anda dua, dan satu diberikan untuk tetangga Anda.
 
- Tulis catatan tulisan tangan kepada seseorang yang menghargainya. Mungkin katakan mengapa Anda menghargainya.
 
- Donasi ke badan amal.
 
- Berikan makanan atau sayuran pada orang lain.
 
- Jika orang tersebut mengatakan kepada Anda bahwa ia bergumul dengan kecemasan atau stres, berikan rekomendasi aplikasi stres atau kecemasan.
 
- Berikan buku kosong untuk penjurnalan. Membuat jurnal bisa menjadi alat yang ampuh untuk pertumbuhan pribadi.
 
Ketika kita memberi, kita merasa bajik atau baik. Ditambah lagi, proses memberi dapat mengalihkan perhatian kita dari kesengsaraan kita dan mungkin mengingatkan kita bahwa orang lain dalam kondisi yang lebih buruk.
 
"Itu bisa membangkitkan rasa syukur yang tenang,” ujar Nemko. Jadi jangan ragu untuk memberi. Ini baik untuk diri Anda dan orang lain. 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif