Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, idealnya adalah dengan konsultasi terlebih dahulu. (Foto: Pexels.com)
Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, idealnya adalah dengan konsultasi terlebih dahulu. (Foto: Pexels.com)

Hal yang Perlu Diperhatikan bagi Penderita Diabetes Saat Puasa

Rona puasa diabetes
Raka Lestari • 07 Mei 2019 10:00

Pasien yang boleh puasa biasanya adalah pasien diabetes tipe dua yang pengobatannya hanya berupa obat minum. Menurut dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah mengatakan bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, idealnya adalah dengan konsultasi terlebih dahulu untuk melihat kadar gula dalam darah.


 
Jakarta:
Bagi penderita diabetes yang ingin melakukan puasa di bulan Ramadan, sebaiknya terlebih dahulu melakukan konsultasi kepada dokter.
 
Melakukan konsultasi sebelum melakukan puasa sangat penting karena tubuh Anda tidak boleh makan dan minuma selama 13 sampai 14 jam. Hal ini tentu perlu diperhatikan agar meskipun puasa, para penderita diabetes tetap fit dan sehat menjalaninya.
 
"Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, idealnya adalah dengan konsultasi terlebih dahulu. Jadi pada waktu enam sampai delapan minggu sebelum puasa sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk dilihat history-nya," ujar dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selama tiga bulan terakhir, apakah pernah gula darahnya turun? Atau apakah gula darahnya tinggi atau tidak?" Dr. Lita menambahkan, "Lihat risikonya, kemudian diberikan penyesuaian obat. Selain itu juga diberikan meal plan-nya seperti apa." 
 
Beberapa poin penting yang harus diperhatikan bagi mereka yang menderita diabetes namun tetap ingin puasa menurut dr. Lita adalah periksa gula darah secara berkala. 
 
Jika gula darah kurang dari 70 sebaiknya stop berpuasa. Dan jika gula darahnya lebih dari 300 sebaiknya juga stop berpuasa. 
 
Hal yang Perlu Diperhatikan bagi Penderita Diabetes Saat Puasa
(Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, idealnya adalah dengan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk merencanakan makan saat puasa. Foto: Pexels.com)
 
"Pasien yang boleh puasa biasanya adalah pasien diabetes tipe dua yang pengobatannya hanya berupa obat minum. Itu boleh karena tinggal penyesuaian obat saja. Pasien terapi cuci ginjal sebaiknya tidak, dan pasien diabetes yang sedang hamil juga sebaiknya tidak berpuasa," tambah dr. Lita. 
 
Menurutnya cara agar pasien diabetes tetap sehat yang terpenting adalah kebutuhan kalori harus terpenuhi dan hidrasi yang cukup. 
 
Penderita diabetes biasanya memiliki masalah pada metabolisme gula, sehingga perlu diperhatikan pula asupan makanan saat berbuka puasa karena pada saat buka puasa banyak orang yang cenderung makan berlebihan. 
 
"Memang benar saat buka sebaiknya makan makanan manis tetapi harus yang tepat. Salah satu makanan manis yang paling baik adalah buah kurma. Kurma itu termasuk yang kandungan glikemiks indeksnya sedang. Sehingga tidak langsung menaikkan gula darah."
 
"Selain itu, kurma juga mengandung serat sehingga bisa menurunkan kadar glikemiks indeks. Orang diabetes boleh mengonsumsi dua atau tiga buah kurma itu sudah cukup," tutup dr. Lita.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif