Makan protein dapat memberi tubuh Anda asam amino yang digunakan untuk memproduksi hormon spesifik, termasuk insulin dan hormon pertumbuhan. (Foto: Milada Vigerova/Unsplash.com)
Makan protein dapat memberi tubuh Anda asam amino yang digunakan untuk memproduksi hormon spesifik, termasuk insulin dan hormon pertumbuhan. (Foto: Milada Vigerova/Unsplash.com)

Cara Protein Mengendalikan Hormon Wanita

Rona kesehatan
Torie Natalova • 11 Januari 2019 11:02
Jakarta: Keseimbangan hormon sangat penting untuk diperhatikan selain berat badan Anda, terutama pada wanita. Ketidakseimbangan hormon dapat memicu berbagai masalah penyakit dan perubahan suasana hati yang drastis.
 
Makan protein dapat memberi tubuh Anda asam amino yang digunakan untuk memproduksi hormon spesifik, termasuk insulin dan hormon pertumbuhan. Beberapa protein bersifat adaptogenik, seperti lentil dan trout liar. Sedangkan yang lain terlalu merangsang sistem kekebalan dan menciptakan peradangan seperti daging sapi.
 
Dilansir dari laman Mindbodygreen disebutkan beberapa protein dapat menggeser microbiome ke arah positif atau negatif, menghasilkan perubahan hormonal terutama untuk estrogen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Estrogen adalah hormon utama yang bertanggung jawab pada tubuh wanita. Uniknya, wanita yang terlalu banyak makan daging non-organik, melambatkan pencernaan Anda dan membuat perut kembung atau sembelit. Ini pertanda hormon estrogen meningkat, mengacaukan mikroba yang hidup di usus dan tempat lain di tubuh Anda.
 
Daging memang sumber protein tinggi dan lemak, namun terlalu banyak mengonsumsinya dapat meningkatkan hormon estrogen.
 
(Baca juga: Makanan Harian Ini Dapat Mengubah Mood Anda)
 
Cara Protein Mengendalikan Hormon Wanita
(Makan banyak sayuran dan serat bisa membantu kadar estrogen Anda sehat. Foto: Monika Grabkowska/Unsplash.com)
 
Salah satu cara terbaik untuk menciptakan kadar estrogen yang sehat adalah dengan membatasi alkohol dan daging merah, serta makan lebih banyak sayuran dan juga serat.
 
Mengingat protein sangat baik untuk tubuh Anda, memilih protein sehat selain berasal dari daging adalah cara yang tepat.
 
1. Protein untuk tiroid
Hati-hati dalam memilih ikan karena beberapa ikan mengandung merkuri yang mengganggu endokrin baik yang penting untuk hormon estrogen maupun tiroid. Sumber protein laut yang aman dikonsumsi seperti salmon, cod, kakap, nila, mackerel, trout, sarden, teri, kerang, kepiting, dan tiram.
 
2. Protein untuk insulin
Makan serat yang cukup sangat penting menstabilkan gula darah dan mencegah resistensi insulin. Protein dari kacang-kacangan, lentil, biji-bijian, telur dan unggas.
 
Berapakah dosis protein yang tepat? Setiap orang harus mengonsumsi rata-rata 0,75 hingga 1 gram protein tanpa lemak. Khusus untuk wanita, tingkatkan asupan protein 75-125 gram per hari tergantung pada tingkat aktivitas dan berat Anda.
 
Ketika Anda mengonsumsi protein berlebih, maka itu akan diubah menjadi gula, meningkatkan gula darah melalui proses yang disebut glukoneogenesis. Jadi, pilih sumber terbaik untuk Anda dan gaya hidup Anda. Kemudian, hitung berat badan, gula darah dan komposisi tubuh seiring waktu.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif