Emotional eating ini cenderung bisa menyebabkan dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. (Ilustrasi/Pexels)
Emotional eating ini cenderung bisa menyebabkan dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. (Ilustrasi/Pexels)

Tips Mencegah Emotional Eating di Tengah Pandemi Covid-19

Rona Virus Korona virus corona covid-19
Raka Lestari • 04 April 2020 10:06
Jakarta: Sekalipun Anda belum pernah mengalami emotional eating, stres yang dialami di tengah pandemi covid-19 ini dapat memicu Anda untuk makan berlebihan agar membuat diri sendiri merasa nyaman. Emotional eating atau kecenderungan untuk makan secara emosional adalah sesuatu yang normal.
 
Mengonsumsi makanan favorit bisa membuat perasaan menjadi lebih tenang atau mengurangi kecemasan. Dan emotional eating ini cenderung bisa menyebabkan dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik.
 
Berikut ini adalah tips cara menjaga pola makan di bawah situasi yang memicu stres seperti covid-19 ini, menurut Cynthia Sass, seorang ahli diet terdaftar:

Mendengarkan sinyal yang diberikan oleh tubuh

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mengetahui sinyal yang diberikan oleh tubuh apakah itu memang kelaparan fisik atau kelaparan mental. Kelaparan fisik biasanya memiliki gejala fisik, salah satunya adalah perut yang berbunyi. Akan tetapi, jika Anda merasa lapar padahal baru saja makan dan tidak ada tanda-tanda fisik maka mungkin itu hanya emosi Anda saja.

Memerhatikan hubungan antara diri sendiri dengan makanan

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mencari tahu penyebab atau alasan dari pilihan makanan Anda. Misalnya saja, apakah Anda menyadari bahwa Anda mengonsumsi makanan manis ketika sedih atau marah? Menurut Sass, hal ini penting untuk mengetahui bagaimana hubungan Anda dengan makanan. Dengan begitu, Anda bisa memilih jenis makanan yang lebih sehat dalam jumlah yang terkontrol.

Membuat jadwal makan 

Bagian terpenting lainnya adalah dengan melakukan jadwal makan. “Bagian sebagian besar klien saya, risiko untuk mengalami emotional eating adalah pada saat akhir pekan ketika mereka memiliki lebih banyak waktu bebas.” Untuk itu, ia menyarankan untuk membuat jadwal makan pada jam yang sama setiap harinya dengan jeda 3 – 5 jam.

Makan tanpa ada gangguan

Hal terpenting lainnya adalah dengan fokus terhadap apa yang Anda makan dan jangan melakukan hal-hal lainnya. Duduk di meja makan, daripada di depan televisi atau komputer dan makan makanan Anda tanpa mengecek ponsel, membaca buku atau aktivitas yang membuat Anda terdistraksi. Meskipun mungkin sulit, tetapi hal ini dapat membuat Anda merasa lebih puas dan lebih kenyang setelah makan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif