NEWSTICKER
dr. Eddy Karta, SpKK. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
dr. Eddy Karta, SpKK. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Kandungan Bahaya dalam Skincare

Rona kesehatan kulit
Sunnaholomi Halakrispen • 19 Februari 2020 13:02
Jakarta: Skincare dapat membantu menjaga kualitas kulit wajah hingga memperbaikinya. Namun, tidak semua skincare baik untuk wajah masing-masing orang, karena harus menyesuaikan kandungan yang tertera di dalam skincare tersebut.
 
dr. Eddy Karta, SpKK menyatakan bahwa salah satu kandungan berbahaya yang berada di dalam produk skincare tertentu ialah mercuri. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun melarang keras bahan tersebut dimasukkan ke dalam produk kecantikan.
 
"Mercuri itu semua orang ngomong dari 'zaman kuda'. Tapi yang sekarang banyak beredar di produk online ya steroid," ujar dr. Eddy di The MAJ Senayan, Jakarta Pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kandungan steroid terbilang berbahaya bagi kulit wajah karena menyebabkan ketergantungan. Ketika pertama kali memakai produk dengan kandungan steroid, akan terasa enak atau nyaman.
 
Setelah pemakaian selama seminggu hingga dua minggu, kulit wajah menjadi terlihat  bagus dan bersih. Kondisi radang pun berkurang, terasa begitu nyaman. "Bikin orang-orang jadi mau pakai itu. Nah yang korban pertama biasanya berasa enggak cocok ladi di sebulan atau dua bulan kemudian," tuturnya.
 
"Bahaya lama-lama orang enggak bisa lepas juga. Kalau lepas, bisa jerawatan. Sedangkan dipake terus-terusan juga kasar dan kering kulitnya," jelasnya.
 
dr. Eddy memaparkan bahwa pada pemakaian awal, kulit wajah terlihat membaik hingga orang lain turut berkeinginan menggunakan produk tersebut. Namun lama kelamaan, kondisi wajah malah berisiko beruntusan bahkan jerawat menjadi meradang.
 
Kandungan steroid sendiri, kata dr. Eddy, seharusnya tidak ditemukan di dalam produk kecantikan. "Kadang-kadang dosis sedikit boleh pada orang yang mengalami iritasi atau sangat sensitif. Tapi bukan untuk dijual bebas tanpa kontrol," paparnya.
 
Sementara itu, di sosial media sempat viral terkait munculnya guratan merah yang disebabkan oleh pemakaian produk kecantikan. Menanggapi hal tersebut, dr. Eddy mengatakan, ada dua penyebabkan. "Bisa karena pembuluh darah melebar atau memang kulitnya yang menjadi tipis, biasanya steroid tuh," pungkasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif