Kemauan anak, kondisi fisik anak dan kondisi psikologis wajib untuk dipertimbangkan sebelum sirkumsisi dilaksanakan. (Foto: Aditya Pradana Putra/Antara)
Kemauan anak, kondisi fisik anak dan kondisi psikologis wajib untuk dipertimbangkan sebelum sirkumsisi dilaksanakan. (Foto: Aditya Pradana Putra/Antara)

Tips Melakukan Sunat atau Sirkumsisi saat Pandemi Covid-19

Rona sunatan
Raka Lestari • 10 Juli 2020 07:07
Jakarta: Sunat atau sirkumsisi merupakan salah satu kewajiban yang dalam agama Islam. Meskipun memang, saat ini sudah banyak penelitian yang menyebut bahwa sirkumsisi juga memiliki manfaat kesehatan.
 
Pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang, penting memerhatikan dengan baik melakukan agar tak tertular covid-19. Dokter Tri Hening Rahayatri, Sp.B, Sp.BA, dokter spesialis bedah anak RSUI, menyampaikan bahwa, dalam masa pandemi ini sirkumsisi aman bila dikerjakan oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman.
 
Selain itu fasilitas kesehatan juga harus memiliki standar tinggi dalam pencegahan covid-19. Sunat atau sirkumsisi juga harus segera dilaksanakan dan tidak dapat ditunda jika terdapat indikasi atau keadaan khusus yang memengaruhi kesehatan anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Selama masa pandemi, sebelum dilaksanakan sirkumsisi pasien wajib menjalani rangkaian pencegahan covid-19 seperti skrining kesehatan, rapid tes, atau swab PCR, disesuaikan dengan kondisi pasien,” ujar dr. Heni dalam seminar virtual Bicara Sehat Ke-19: Sirkumsisi Anak saat Pandemi Covid-19 oleh RSUI.
 
Lebih lanjut, dr. Heni juga menjelaskan mengenai berbagai metode sirkumsisi yang dapat dilakukan. Semua metode dapat dilakukan tergantung pada keahlian masing-masing yang mengerjakannya.
 
“Di RSUI sendiri lebih memilih metode konvensional. Pada teknik konvensional, kita bisa lihat apa yang kita kerjakan dan pastikan area yang disirkumsisi. Untuk teknik laser perlu berhati-hati karena dasarnya menggunakan kauter, sehingga bisa menyebabkan komplkasi seperti terpotongnya kepala penis dan luka bakar,” jelas dr. Henis.
 
Kesiapan anak, kesiapan orang tua, kesiapan waktu, dan kesiapan menjelang sirkumsisi penting juga untk diperhatikan. Menurut Ns. Ahmad Fauzi, S.Kep, yang bertugas sebagai perawat anestesi di ruang operasi RSUI, kemauan anak, kondisi fisik anak dan kondisi psikologis wajib untuk dipertimbangkan sebelum sirkumsisi dilaksanakan.
 
“Orang tua dihimbau untuk memfasilitasi kenyamanan anak sebagai salah satu perawatan pasca-sirkumsisi dengan menyediakan pakaian yang nyaman. Mengenai perawatan pasien pasca sirkumsisi, kita perlu mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan bagaimana teknik sirkumsisi yang dilakukan,” tutupnya.
 

(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif