Acara Implementasi Penguatan Komitmen Pelayanan Program JKN-KIS (Foto: Raka/Medcom.id)
Acara Implementasi Penguatan Komitmen Pelayanan Program JKN-KIS (Foto: Raka/Medcom.id)

Ratusan Ribu Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas

Rona BPJS Kesehatan
Raka Lestari • 07 Januari 2020 18:29
Jakarta: Sejak 1 Januari 2020 pemerintah telah menaikkan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen. Kenaikan iuran tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 mengenai Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
 
“Berdasarkan data yang kami terima dari 9 Desember 2019 sampai hari ini, jumlah penurunan kelas peserta dari kelas 1 ke kelas 2 sebanyak 96.735 jiwa, kelas 1 ke kelas 3 sebanyak 188.088 jiwa, kelas 2 ke kelas 3 sebanyak 508.031 jiwa. Secara total peserta JKN yang turun kelas sebanyak 792.854 jiwa,” ujar Dwi Asmariyanti, Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, dalam acara Implementasi Penguatan Komitmen Pelayanan Program JKN-KIS, di kawasan Jakarta Pusat, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Dwi juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan akan memberikan kemudahan bagi para peserta yang ingin melakukan penurunan kelas peserta BPJS melalui program yang bernama Praktis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Program ini akan berlangsung mulai dari 9 Desember 2019 sampai 30 April mendatang. Salah satu kemudahannya adalah peserta yang ingin turun kelas. Sebelumnya kalau ingin melakukan turun kelas, peserta harus sudah mengikuti program BPJS selama satu tahun, sekarang tidak lagi seperti itu. Jika ingin turun kelas tetapi belum satu tahun sudah bisa melakukan turun kelas,” ujar Dwi.
 
“Turun kelas juga bisa dilakukan sekalipun peserta dalam status non aktif. Jadi meskipun peserta dalam status nonaktif, tetap bisa meminta untuk turun kelas tetapi memang untuk akses layanan tetap tidak bisa. Program praktis ini memang dibatasi dan kami berharap peserta yang melakukan turun kelas sudah terdaftar sebelum 1 Januari 2020,” tambah Dwi.
 
Selain itu, BPJS Kesehatan juga melakukan program 'jemput bola' untuk lebih mendekatkan pelayanan BPJS Kesehatan kepada masyarakat.
 
“Komitmen kami untuk mendekatkan pelayanan yaitu BPJS jemput bola, berupa mobil yang sudah ada infrastruktur sumber daya, sarana maupun SDM yang layanannya sama dengan kantor BPJS Kesehatan,” tutup Dwi.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif