Empat Gejala Tekanan Darah Tinggi yang Patut Diwaspadai

Torie Natalova 04 Desember 2018 08:15 WIB
hipertensi
Empat Gejala Tekanan Darah Tinggi yang Patut Diwaspadai
Krisis hipertensi darurat dapat dikaitkan dengan komplikasi yang mengancam jiwa. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)
Jakarta: Tekanan darah tinggi atau dikenal hipertensi memberikan tekanan tambahan pada pembuluh darah dan organ vital Anda. Jika tekanan darah Anda tiba-tiba naik sangat cepat, Anda berisiko mengalami krisis hipertensi.

Ketika tekanan darah sangat tinggi, ini dapat merusak organ Anda dan menyebabkan komplikasi yang mematikan. Krisis hipertensi memiliki gejala seperti Anda mengalami nyeri dada yang parah atau merasa sangat cemas.

Kondisi ini biasanya menyebabkan sakit kepala yang berdenyut, yang mungkin juga disertai kebingungan atau penglihatan yang kabur. Dalam beberapa kasus, itu bahkan dapat menyebabkan kejang atau tidak responsif.



(Tekanan darah tinggi atau dikenal hipertensi memberikan tekanan tambahan pada pembuluh darah dan organ vital Anda. Jika tekanan darah Anda tiba-tiba naik sangat cepat, Anda berisiko mengalami krisis hipertensi. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

(Baca juga: Darah Tinggi, Silent Killer yang Diabaikan)

Krisis hipertensi darurat dapat dikaitkan dengan komplikasi yang mengancam jiwa. Tanda dan gejala krisis hipertensi yang dapat mengancam jiwa meliputi sesak napas, mual dan muntah.

Segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan jika Anda mengalami peningkatan darah yang parah. Jika Anda memiliki keadaan darurat hipertensi, Anda tidak boleh menurunkan tekanan darah dengan cepat untuk menghindari kerusakan organ yang dapat terjadi.

Kerusakan organ berkaitan dengan beberapa kondisi seperti pendarahan ke otak, stroke atau gagal jantung.






(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id