Acara peluncuran Hanspalast Cooling Fever Karakter Disney, di kawasan Pasar Minggu, Kamis, 12 September 2019--Medcom.id/Raka Lestari.
Acara peluncuran Hanspalast Cooling Fever Karakter Disney, di kawasan Pasar Minggu, Kamis, 12 September 2019--Medcom.id/Raka Lestari.

Cara Mengatasi Anak Demam

Rona kesehatan anak
Raka Lestari • 13 September 2019 12:11
Jakarta: Demam merupakan salah satu kondisi yang cukup sering dialami oleh anak-anak. Dan biasanya, anak-anak yang sedang demam akan menjadi lebih rewel dan berbeda dari biasanya.
 
Perubahan sikap pada anak-anak ini, terkadang membuat orang tua terutama ibu menjadi khawatir dan kebingungan untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan. Namun, memang pada dasarnya demam yang dialami anak-anak merupakan hal yang normal terutama jika memang anak tersebut aktif.
 
“Demam bisa membuat si kecil menjadi rewel dan tidak tenang. Situasi di mana anak rewel karena sakit bisa membuat ibu menjadi sedih, tidak tenang dan bingung. Apalagi saat si kecil menolak untuk diberikan obat ataupun kompres demam,” ujar Jovita Ferliana, M.Psi, Psikolog anak dan keluarga, dalam acara peluncuran Hanspalast Cooling Fever Karakter Disney, di kawasan Pasar Minggu, Kamis, 12 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika orang tua mulai merasa panik saat mengatasi anak yang demam, Jovita menyarankan untuk melakukan latihan pernapasan agar lebih tenang. “Kalau orang tua merasa panik, bisa hirup napas dan buang perlahan. Lakukan hal itu beberapa kali sampai tenang, baru kemudian bisa menyapa anak dengan lembut,” terangnya.
 
Menurut Jovita, yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi anak yang rewel karena demam adalah dengan menenangkan si kecil agar Anda sebagai orang tua bisa merasa dan berpikir lebih tenang.
 
“Sapa si kecil dengan lembut dan tenang, berikan sentuhan dan pelukan. Ibu juga bisa mengalihkan perhatian si kecil dari demam dan membuatnya merasa lebih tenang dengan bercerita kepada si kecil dan mengajaknya membuat cerita sendiri dengan karakter dan gambar,” imbuhnya.
 
Jovita menambahkan bahwa dengan melakukan aktivitas bercerita dan mengajak anak membuat cerita sendiri bisa menjadi salah satu cara untuk mengasah kreativitas yang penting untuk tumbuh kembang si kecil. Selain bercerita, orang tua juga bisa memberikan aroma yang bisa membuat anak merasa tenang.
 
“Bisa juga memberikan anak aroma-aroma yang menenangkan supaya anak merasa tenang, sehingga orang tua juga bisa berpikir lebih jernih untuk step selanjutnya yang harus dilakukan,” terangnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif