Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Menkes Diminta Bantu Penelitian Penemuan Obat Kanker

Rona kanker
Sunnaholomi Halakrispen • 14 Agustus 2019 18:03
Menkes Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek diminta segera menemui kedua pelajar penemu obat kanker. Selain itu juga diminta memfasilitasi penelitian tersebut.
 

Jakarta: Dua pelajar di Kalimantan Tengah telah melakukan penelitian tumbuhan kayu bajakah tunggal yang dipercaya bisa menyembuhkan kanker. Berdasarkan keberhasilan itu, Menteri Kesehatan diminta mendukung penuh dengan menindaklanjuti hasil temuan tersebut.
 
"Kan sudah mematenkan temuannya. Karena ini sangat membantu, Menkes (Menteri Kesehatan) jangan diam-diam saja ini," ujar Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago kepada Medcom.id di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem itu menyatakan, penemuan Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani merupakan hal yang luar biasa. Sebab, sudah diakui oleh dunia dan bernilai positif.
 
"Ini spektakuler, penemuan yang sangat bermanfaat buat umat manusia bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Ini harus segera dikembangkan," tuturnya.
 
Menurutnya, Menkes Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek sebaiknya segera menemui kedua siswa berprestasi itu. Selain itu, ada banyak dukungan yang bisa dilakukan Menkes untuk membantu memfasilitasi penelitian tersebut.
 
"Seluruhnya harus difasilitasi supaya penemuan ini bisa bermaslahat bagi umat manusia, bangsa dan negara. Ini luar biasa loh," tandasnya.
 
Nantinya, bukan hanya bermanfaat bagi pengetahuan akan tumbuhan yang bermanfaat bagi kesehatan. Tetapi, juga berpengaruh terhadap para penderita kanker dan dana untuk pengobatan-pengobatan kanker di Indonesia.
 
Mulai dari uji klinis oleh pihak kedokteran, sinkronisasi dengan medis. Hingga selanjutnya ditindaklanjuti sebagai obat yang bisa menyembuhkan kanker dan disebarluaskan ke seluruh wilayah Indonesia bahkan dunia.
 
"Bagaimana cara membuat tanaman ini menjadi obat, apakah ke dalam bentuk tablet, kapsul, atau cair. Kan kita belum tahu bagaimana cara penggunaannya," paparnya.
 
Sementara itu, diyakini belum ada penelitian sebelumnya tentang obat penyembuh kanker. Apalagi, dari tumbuhan atau obat herbal.
 
"Selama ini hanya temuan yang sifatnya mencegah karena dia memiliki anti oksidan yang tinggi. Tapi untuk penyembuhannya sendiri belum ada. Baru ini. Saya juga mau terbang ke Kalimantan nih, ingin tahu tanaman itu seperti apa," pungkas dia.
 
Sebelumnya, pelajar SMAN 2 Palangka Raya mewakili Indonesia di World Invention Creativity Olympic (WICO) di  Seoul, Korea Selatan, 28 Juli 2019. Penelitian pelajar tersebut memperoleh medali emas dibidang ilmu kesehatan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif