Sesuatu hal yang berlebihan tentu tidak baik. Begitu juga ketika mengonsumsi daging secara berlebihan, akan memiliki dampak negatif terhadap tubuh Anda.
Sesuatu hal yang berlebihan tentu tidak baik. Begitu juga ketika mengonsumsi daging secara berlebihan, akan memiliki dampak negatif terhadap tubuh Anda.

5 Dampak Negatif jika Mengonsumsi Daging Terlalu Banyak

Rona kesehatan
Raka Lestari • 30 Desember 2018 13:27
Jakarta: Sesuatu hal yang berlebihan tentu tidak baik. Begitu juga ketika mengonsumsi daging secara berlebihan, akan memiliki dampak negatif terhadap tubuh Anda.

Daging memang memiliki kandungan protein yang dibutuhkan tubuh, tetapi Anda perlu memperhatikan juga asupan daging yang dikonsumsi, agar tidak melebihi batas wajar. Sehingga akan tetap aman bagi tubuh.

Menurut Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa dampak yang ditimbulkan jika mengonsumsi daging berlebihan:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



1. Berdampak Buruk bagi Rambut dan Kulit Anda
Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi daging, ada kemungkinan Anda kekurangan sumber nutrisi lainnya salah satunya adalah vitamin C. Vitamin C sangat jarang ditemukan pada produk hewani, padahal vitamin ini berperan dalam membentuk kolagen, protein yang memberi struktur pada kulit, rambut, kuku, tulang, dan banyak lagi. "Kulitmu bisa kasar dan tidak rata. Anda juga akan merasakan pertumbuhan rambut yang tidak sehat, "kata Jenna Braddock, MSH, RD, CSSD, LDN, pendiri MakeHealthyEasy.com.

2. Anda akan Mengalami Sembelit
Daging hampir tidak memiliki serat yang biasanya Anda dapatkan dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh. Sembelit dan buang air besar yang menyakitkan adalah beberapa tanda pertama Anda kekurangan serat.

"Kembali ke buah-buahan dan sayuran adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan serat karena Anda juga mendapatkan nutrisi yang sangat bagus," kata Braddock.

3. Tidak Baik untuk Jantung
Daging memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi yang menurut penelitian meningkatkan kolesterol LDL "jahat" dan pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit jantung. The American Heart Association merekomendasikan membatasi lemak jenuh 5 hingga 6 persen dari total kalori, atau 13 kalori dalam diet 2.000 kalori.

4. Anda akan Lebih Mudah Mengalami Batu Ginjal
Protein berlebih dapat mempengaruhi ginjal Anda. Secara khusus, protein hewani penuh dengan senyawa yang disebut purin, yang terurai menjadi asam urat. Kata ahli gizi Caroline Passerrello, MS, RDN, LDN, yang juru bicara American Academy of Nutrition and Dietetics terlalu banyak asam urat meningkatkan risiko batu ginjal.

5. Meningkatkan Risiko Kanker
Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari 18 ons daging merah seminggu dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Menurut American Institute for Cancer Research, makan daging olahan secara teratur dalam jumlah berapa pun dapat membuat Anda lebih rentan terhadap kanker lambung dan kanker usus besar. Hal itu mungkin terkait dengan lemak jenuh dalam produk-produk tersebut.

Hobi Kuliner? Gak Perlu Takut Kolesterol



(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi