Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Anak dengan Alergi Protein Susu Sapi Rentan terhadap Virus Korona

Rona Virus Korona tumbuh kembang bayi
Kumara Anggita • 30 Juni 2020 07:13
Jakarta: Pandemi covid-19 telah membuat semua orang khawatir. Sebelumnya, mungkin kewaspadaan yang ekstra hanya ditekankan pada orang tua, nyatanya data menunjukkan bahwa anak di Indonesia juga banyak yang terkena virus ini.
 
Data terakhir yang dipublikasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menunjukkan kasus anak yang terkonfirmasi positif di Indonesia sangat tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Tingginya angka kasus menunjukkan bahwa anak-anak menjadi kelompok usia yang rentan mengalami penularan di masa pandemi.
 
Anak-anak yang memiliki risiko lebih besar di sini adalah anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih sensitif. Ini termasuk anak yang alergi dengan protein susu sapi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kesehatan anak di masa pandemi ini memang rentan, termasuk anak yang alergi terhadap protein susu sapi, karena sistem daya tahan tubuhnya unik dan lebih sensitif," ujar Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes.
 
"Untuk itu, pemahaman masyarakat khususnya orang tua mengenai penyebab terjadinya alergi susu sapi pada si Kecil perlu terus ditingkatkan, sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat agar kesehatannya terus terjaga dan ia tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal seperti anak-anak lainnya,” sambungnya dalam Webinar dengan tema Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju : Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju.

Alergi susu sapi

Lebih lanjut Dr. Budi mengatakan bahwa alergi susu sapi merupakan salah satu jenis alergi yang paling banyak dialami anak. Alergi susu sapi pada anak diakibatkan oleh respons sistem imun yang tidak normal terhadap protein susu sapi (whey dan kasein).
 
Gejala yang muncul antara lain:
-Ruam-ruam merah
-Terganggunya sistem pernapasan seperti batuk dan bersin yang berulang
 
-Terganggunya sistem pencernaan misalnya sakit perut yang membuat anak menjadi rewel.
 
Yang perlu menjadi perhatian karena susu adalah salah satu sumber protein yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Di sini, peran orang tua khususnya bunda sangat penting untuk menangani kondisi anak yang alergi sapi.
 
"Termasuk pemberian nutrisi alternatif yang tepat,” papar Dr. Budi.
 
Melihat kondisi tesebut, penting bagi orang tua untuk tetap tanggap dalam penanganan anak dengan kondisi alergi susu sapi di masa pandemi. Orang tua harus memahami gejala-gejala yang muncul akibat alergi susu sapi.
 
Berkonsultasi dengan tenaga ahli yang saat ini bisa juga dilakukan melalui telepon maupun online, serta mengendalikan faktor penyebabnya dengan nutrisi alternatif yang tepat, dan aktivitas fisik sesuai usianya untuk bantu mengurangi gejala yang muncul akibat alergi susu sapi.
 

(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif