Bagaimana cara bayi mengenali ibunya? Berikut informasi selengkapnya. (Foto: Pexels.com)
Bagaimana cara bayi mengenali ibunya? Berikut informasi selengkapnya. (Foto: Pexels.com)

Bayi Dapat Mengenali Ibunya Sesaat Setelah Dilahirkan

Rona perkembangan anak
Raka Lestari • 10 Oktober 2019 09:00
Jakarta: Salah satu bagian terbaik dari melahirkan adalah momen di mana Anda akhirnya bisa melihat dan memegang bayi Anda yang sebelumnya hanya bisa Anda lihat ketika melakukan pemeriksaan USG. Namun mungkin Anda bertanya-tanya apakah bayi yang baru lahir sudah bisa mengenali ibunya? Dan kapankah bayi mengenali ibunya?
 
“Bayi dapat mengenali ibu mereka melalui bau dan suara sesaat setelah mereka dilahirkan,” jelas Dr Natasha Burgert, seorang dokter anak di Kansas City kepada Romper. 
 
Menurut sebuah studi dalam Communicative and Integrative Biology, faktanya bau (atau lebih tepatnya, bahan kimia seperti feromon) memainkan peran utama pada kemampuan bayi mengenail ibu mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Studi tersebut menyatakan bahwa bau di area payudara memiliki efek seperti feromon, yang menyebabkan respons pada bayi baru lahir untuk mencoba dan menemukan puting susu untuk menyusui. 
 
Selain itu, bayi juga tampaknya tertarik pada bau cairan ketuban yang memiliki bau khas pada setiap individu yang diyakini peneliti dapat membantu dalam interaksi antara orang tua dan bayi baru lahir. 
 
Bayi Dapat Mengenali Ibunya Sesaat Setelah Dilahirkan
(Bayi dapat mengenali ibu mereka melalui bau dan suara sesaat setelah mereka dilahirkan. Foto: Pexels.com)
 
Menurut American Academy of Pediatrics, bayi yang baru lahir juga umumnya sudah bisa melihat wajah seta bentuk besar dan warna-warna cerah. 
 
“Semakin sering ibu mengasuh sendiri bayinya, semakin cepat ikatan antara ibu dengan anak terbentuk,” ujar Burgert. “Namun meminta bantuan pasangan atau orang lain untuk membantu Anda pada beberapa minggu pertama juga tetap boleh dilakukan.”
 
Jika Anda yakin bahwa bayi Anda mengalami kesulitan atau keterlambatan dalam mengenali Anda setelah beberapa minggu atau bulan, Burgert menyarankan orang tua untuk membawanya ke dokter anak pada kunjungan rutin berikutnya. “Mengetahui informasi mengenai keseluruhan spektrum perkembangan sangat penting untuk menentukan apakah ada masalah atau tidak,” tambahnya. 
 
Keterlambatan perkembangan dapat terjadi pada anak-anak dengan autisme, down syndrome, bayi dengan gangguan pendengaran, penyakit kuning yang tidak diobati, dan banyak lagi. 
 
Berkonsultasi dengan dokter anak merupakan cara terbaik untuk mengidentifikasi masalah yang dialami karena mereka sudah mengetahui riwayat anak dan memiliki lebih banyak pengalaman dalam mendeteksi masalah tersebut. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif