Ketika anak-anak tumbuh menjadi remaja dan remaja, keterampilan berpikir kritis mereka akan membantu mereka membuat penilaian secara independen dari orang tua. (Foto: Pexels.com)
Ketika anak-anak tumbuh menjadi remaja dan remaja, keterampilan berpikir kritis mereka akan membantu mereka membuat penilaian secara independen dari orang tua. (Foto: Pexels.com)

Cara Mengembangkan Daya Pikir Anak

Rona perkembangan anak
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Juni 2019 07:00
Berpikir kritis tentang suatu masalah berarti berpikiran terbuka dan mempertimbangkan cara-cara alternatif dalam mencari solusi. Ketika anak-anak tumbuh menjadi remaja dan remaja, keterampilan berpikir kritis mereka akan membantu mereka membuat penilaian secara independen dari orang tua.
 

 
Jakarta: Seni berpikir kritis sangat penting dan bisa mulai dilatih pada masa anak-anak. Ketahuilah pemikir macam apa anak Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bisa diperhatikan dari bagaimana cara anak percaya pada semua yang ada di televisi. Apakah dia selalu mencari cara untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
 
Kemudian, perhatikan juga apakah dia mengajukan pertanyaan atau hanya berdiam diri sebagai tanda berpasrah? Lalu, apakah dia setuju dengan saran teman-temannya?
 
Orang tua dapat membantu mengembangkan daya pikir anak agar tetap aktif, namun dengan cara yang menyenangkan. Keterampilan berpikir kritis tidak sepenuhnya berkembang sampai remaja, tetapi fondasi untuk pemikiran yang baik berkembang pada masa anak-anak.

Pemikiran kritis bantu membuat keputusan

Sebelumnya, ketahuilah bahwa pemikiran kritis terdiri dari sejumlah keterampilan berbeda yang membantu kita belajar membuat keputusan. Hal ini merupakan kemampuan untuk mengevaluasi informasi untuk menentukan apakah sesuatu itu benar atau salah.
 
Berpikir kritis tentang suatu masalah berarti berpikiran terbuka dan mempertimbangkan cara-cara alternatif dalam mencari solusi. Ketika anak-anak tumbuh menjadi remaja dan remaja, keterampilan berpikir kritis mereka akan membantu mereka membuat penilaian secara independen dari orang tua.
 
Anda dapat membicarakan cara berpikir ini dengan anak-anak Anda dengan menonton cuplikan video bersama-sama. Setelah itu, diskusikan tentang bagaimana mereka dapat berlatih menjadi seperti tokoh dalam video itu untuk berpikiran adil.
 
Cara Mengembangkan Daya Pikir Anak
(Orang tua dapat membantu mengembangkan daya pikir anak agar tetap aktif, namun dengan cara yang menyenangkan. Keterampilan berpikir kritis tidak sepenuhnya berkembang sampai remaja, tetapi fondasi untuk pemikiran yang baik berkembang pada masa anak-anak. Foto: Pexels.com)

Cara lain yang bisa diterapkan, yakni dengan:
 
1. Beri penjelasan

Mengajak atau meminta anak memberikan penjelasan dan contoh ketika mereka tidak memahami suatu hal. Biarkan anak-anak tahu bahwa boleh-boleh saja bingung kemudian bertanya.

2. Kemukakan pendapat

Melatih anak bertanya menjadi kunci mengasah keingintahuan mereka. Selanjutnya, anak pun berani mengemukakan apa yang ada di dalam pikiran mereka. Tekankan bahwa tidak ada yang salah untuk bertanya.

3. Bimbing untuk diskusikan topik

Lahkah selanjutnya, dorong anak untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang benar dengan meneliti faktanya secara akurat. Bimbing anak-anak untuk relevan dengan mendiskusikan topik-topik lain yang berkaitan dengan diskusi atau masalah yang dihadapi.

4. Berpikir logis

Dorong kemampuan anak Anda untuk menjadi logis. Bantu mereka melihat bagaimana semuanya cocok atau pas. Tanyakan bagaimana dia sampai pada kesimpulannya dan apakah asumsinya benar.

5. Menerima pemikiran orang lain

Ajarkan juga rasa empati dalam proses berpikirnya. Pastikan dia mempertimbangkan orang lain saat menarik kesimpulan, agar cakupan pola pikirnya lebih luas dengan menerima kondisi atau pemikiran orang lain.
 
Begitu orang tua dan anak-anak berbicara dengan bahasa umum tentang standar berpikir kritis, gunakan kebiasaan ini sepanjang tahun, terutama selama masa libur sekolah.
 
Terapkan cara yang menyenangkan agar anak Anda tidak bosan untuk mengasah pola pikirnya. Cara ini juga efektif mendekatkan hubungan baik orang tua dengan anak.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif