Bagaimana cara agar si kecil mau mendengarkan Anda? Berikut ini informasinya. (Foto: Pixabay.com)
Bagaimana cara agar si kecil mau mendengarkan Anda? Berikut ini informasinya. (Foto: Pixabay.com)

Cara Efektif agar Si Kecil Mau Mendengarkan Anda

Rona perkembangan anak
21 Januari 2019 11:10
Jakarta: Anak-anak di usia balita sering menguji kesabaran orang tuanya dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan tidak terlalu memerhatikan dan mendengar ucapan orang tuanya atau pengasuhnya. Bagaimana agar mereka mendengarkan Anda?
 
Seperti halnya orang dewasa, balita juga bisa tidak mendengarkan apa yang orang lain bicarakan kepadanya. Padahal, pada usia tersebut sangat penting bagi mereka untuk mendengarkan apa yang orang tuanya arahkan.
 
"Namun yang sering terjadi adalah anak-anak itu baru mulai medengarkan apa yang kita ucapkan saat kita sudah menyuruhnya hingga 10 kali itupun ketika sudah diancam dengan adanya hukuman," tutur Roni Leiderman, dekan dari Family Center di Nova Southeastern University di Fort Lauderdale, Florida.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebenarnya bukan tanpa sebab, si kecil tidak mendengarkan apa yang Anda ucapkan.
 
Perilaku tersebut dilakukannya karena ingin mencari perhatian orang tuanya. Oleh karena itulah sebaiknya jangan langsung memarahinya ketika si kecil tidak juga mendengarkan omongan Anda.
 
Cara Efektif agar Si Kecil Mau Mendengarkan Anda
(Seperti halnya orang dewasa, balita juga bisa tidak mendengarkan apa yang orang lain bicarakan kepadanya. Padahal, pada usia tersebut sangat penting bagi mereka untuk mendengarkan apa yang orang tuanya arahkan. Foto: Caleb Woods/Unsplash.com)
 
Cobalah untuk mulai mengajarinya untuk memerhatikan dan mendengarkan ketika Anda ajak bicara.
 
Ada banyak cara yang dapat orang tua lakukan untuk mengajarkan si kecil keterampilan untuk mendengar. Leidermen juga mengatakan bahwa tidak ada batasan usia kapan seorang anak harus belajar mendengar. Anda bisa memulainya sejak dini.
 
Berikut ini cara efektif yang bisa dilakukan orang tua agar anak mau belajar mendengar dan memerhatikan ucapan orang lain seperti dikutip BabyCenter:
 
(Baca juga: Topik Pembuka Pembicaraan dengan Si Kecil)
 
1. Sejajarkan posisi
Jika Anda berada pada posisi yang sejajar dengan buah hati ketika mengatakan sesuatu, akan menjadi lebih efektif dibanding melakukan hal yang sebaliknya. Jongkok atau angkat si kecil agar sejajar dengan Anda sehingga dapat bertatapan mata dan memerhatikan Anda.
 
Anak akan mendengarkan orang tua dengan lebih baik, ketika Anda duduk bersama-sama dengannya di meja makan di saat si kecil memintanya untuk menghabiskan makanan ataupun duduk di kasur. Dan dalam mematikan lampu kamar serta menyuruhnya tidur.
 
2. Katakan pesan dengan jelas
Katakan pesan Anda dengan jelas, simpel, dan penuh otoritas. Anak-anak akan bosan, keluar dan meninggalkan topik pembicaraan yang Anda bahas dengannya jika apa yang dibicarakan sudah terlalu panjang baginya. Sangat membingungkan bagi si kecil untuk menangkap arti dari pesan panjang yang bertele-tele.
 
Misalnya saja ketika Anda mengatakan, "Akhir-akhir ini sering hujan, kamu juga sedang sakit, jadi pakai jaketmu saat kita pergi belanja". Akan lebih efektif jika Anda cukup mengatakan , "Ayo pakai jaketmu".
 
Usahakan Anda tidak mengucapkan hal-hal yang bisa membuatnya bisa bernegosiasi jika anak sebenarnya tidak mempunyai pilihan. Misalnya "Masuk ke mobil sekarang, oke sayang?" Tetapi langsung saja katakan "Ayo, saatnya masuk ke mobil."
 
Cara Efektif agar Si Kecil Mau Mendengarkan Anda
(Ada banyak cara yang dapat orang tua lakukan untuk mengajarkan si kecil keterampilan untuk mendengar. Leidermen juga mengatakan bahwa tidak ada batasan usia kapan seorang anak harus belajar mendengar. Anda bisa memulainya sejak dini. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)
 
3. Tindak lanjuti dengan cepat
Katakan dengan jelas apa yang hendak Anda katakan dan jangan membuat janji atau ancaman yang tidak akan dilakukan. Jika Anda mengatakan kepada anak untuk memakan rotinyan saat sarapan, jangan biarkan si kecil makan cokelat sebelumnya kemudian memarahinya karena bisa jadi tidak doyan pada rotinya.
 
Pastikan Anda memang konsisten melakukan hal itu dan usahakan pasangan sudah tahu mengenai hal ini sehingga tidak mengintervensi.
 
4. Berikan peringatan
Berikan anak peringatan jika Anda ingin membuat suatu perubahan yang besar. Lakukan hal ini terutama jika si kecil terlihat sedang asyik bermain dengan mainannya atau temannya. Misalnya saja, ketika Anda akan mengajaknya pergi ke luar rumah.
 
Katakan padanya, "kita akan pergi dalam lima menit. Kalau kamu ibu panggil, langsung cuci tangan dan pakai sepatu ya".
 
5. Berikan contoh
Anak-anak usia pra sekolah akan menjadi pendengar yang baik jika si kecil tahu bahwa orang tua juga pendengar yang baik. Dengarkan anak sebagaimana Anda ingin mereka melakukan hal yang sama terhadap Anda.
 
Tatap ketika berbicara, berikan jawaban yang sopan, biarkan anak bicara hingga selesai tanpa mengiterupsi pembicaraannya. Meskipun misalnya anak berbicara sangat panjang ketika Anda sedang memasak dan sangat cerewet, cobalah untuk tidak pergi dan meninggalkannya.
 

Maria Fransiska
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi