Pentingnya Menyadari Pertanda Depresi pada Anak
Psikolog keluarga dan anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkapkan bahwa anak yang mengalami tekanan cenderung akan menunjukkan beberapa perubahan perilaku. (Foto: Davor Denkovski/Unsplash.com)
Jakarta: Awal pekan ini, seorang remaja putri berusia 14 tahun tewas usai terjun dari lantai 33 Apartemen Rasuna, Jakarta Selatan. Ia diduga bunuh diri karena depresi tak bisa menguasai salah satu pelajaran sekolah. 

Kejadian tersebut tentunya menjadi perhatian bagi para orang tua. Tak bisa dipungkiri bahwa beban akademis memang membuat anak merasa tertekan. Bagaimana cara mengetahui anak mulai stres dengan akademis?

Psikolog keluarga dan anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkapkan bahwa anak yang mengalami tekanan cenderung akan menunjukkan beberapa perubahan perilaku. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk lebih peka. 


"Beberapa perubahan yang terlihat seperti suasana hati berubah drastis, lebih sering terlihat murung untuk jangka waktu yang lama, kehilangan minat pada aktivitas yang dulu ia senangi," ujar dia saat dihubungi Medcom.id pada Jumat 25 Mei 2018. 

(Baca juga: Anak-anak pun Rentan Mengalami Depresi)


(Psikolog keluarga dan anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkapkan bahwa anak yang mengalami tekanan cenderung akan menunjukkan beberapa perubahan perilaku. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk lebih peka. Foto: Victor Van Welden/Unsplash.com)

Perubahan yang cukup terlihat lainnya adalah mengalami gangguan pola makan dan tidur, menarik diri dari pergaulan, dan mudah emosional karena sebab yang kurang jelas.

Jika sudah demikian, Vera menyarankan agar orang tua menanyakan pada anak secara langsung untuk mengarkan keluhannya, memahami apa yang anak rasakan dan membantu mencari solusinya tanpa memojokkan anak dengan menyalahkan atau merendahkan kemampuan anak. 

Ketika anak mengeluhkan tentang satu pelajaran, orang tua sebaiknya mencoba mencari kelebihan anak di bidang lain untuk menguatkan anak, seperti olahraga, seni, atau ketrampilan yang ia senangi. 

Namun, jika anak sudah menunjukkan gejala yang dirasa sudah cukup parah seperti keinginan untuk mengakhiri hidup, sebaiknya minta bantuan ahli seperti psikolog atau psikiater untuk membantu mengatasi masalah anak tersebut. 

"Orang tua perlu memberikan atensi dan waktu yang lebih untuk mendampingi anak selama masa ini," tambahnya. 






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id