Ada beberapa pengalaman buruk yang perlu dihadapi anak agar menjadi tangguh. (Foto: Pexels.com)
Ada beberapa pengalaman buruk yang perlu dihadapi anak agar menjadi tangguh. (Foto: Pexels.com)

Alasan Hal Buruk Dapat Bermanfaat bagi Anak

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 27 Mei 2019 08:00
Membiarkan anak gagal, selain membuat mandiri mereka dapat menangani kekecewaan. Wendy Mogel dalam bukunya "The Blessing of a Skinned Knee" menguraikan meskipun dorongan hati orang tua melindungi dan mencegah anak kesal. Sebaiknya orang tua mundur, membiarkan anak agar mampu menangani ketidaknyamanan mereka, menyusun solusi, dan melanjutkan. 
 

Jakarta: Orang tua tentu ingin melindungi anak-anak kita dari bahaya. Tetapi berlebihan akan merugikan buah hati. Membiarkan anak-anak merasakan kegagalan penting membangun kemandirian anak. 
 
Keterampilan menghadapi masalah dan mencari solusi akan membentuk anak menjadi sosok dewasa yang kuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penulis buku "How to Raise an Adult" dan Dekan di Stanford Julie Lythcott-Haims, mengatakan ia menemukan banyak mahasiswa cerdas tapi tidak mampu membuat keputusan sederhana tanpa bertanya kepada orang tua. 
 
Beberapa mahasiswa bahkan meminta orang tua datang memprotes jika tidak puas dengan nilai mereka. "Tugas yang sangat penting membantu anak tumbuh. Yang paling mereka butuhkan adalah cinta dan dukungan saat melakukan sebuah pekerjaan dan mempelajari keterampilan dan pola pikir yang dibutuhkan untuk menjadi orang dewasa yang sukses dan berkembang," katanya kepada Parents.
 
Membiarkan anak gagal, selain membuat mandiri mereka dapat menangani kekecewaan tak terhindarkan dalam hidup. Sejumlah peristiwa tidak menyenangkan atau buruk membantu anak-anak menjadi lebih tangguh. 

Ada beberapa pengalaman buruk yang perlu dihadapi anak agar menjadi tangguh, yaitu:

1. Tidak diundang ke pesta ulang tahun
2. Kematian hewan peliharaan
3. Memecah vas berharga
4. Belajar dan berusaha keras namun dapat nilai buruk
5. Mobil mogok saat berada jauh dari rumah
6. Melihat pohon yang ditanamnya mati
7. Tidak dapat ikut perkemahan atau kegiatan kelas
8. Mendapat hukuman
9. Melewatkan acara televisi kegemaran karena membantu nenek 
10. Mainan kesayangan rusak
11. Disalahkan atas sesuatu yang tidak dia lakukan
12. Acara dibatalkan karena kesalahan orang lain
13. Dipecat dari pekerjaan
14. Tidak masuk tim universitas
15. Terlambat datang pada acara penting
16. Dipukul oleh anak lain
17. Penolakan sesuatu yang telah diajarkan
18. Menyesal mengatakan sesuatu 
19. Tidak diundang teman 
20. Tidak dipilih dalam tim olahraga di lingkungan
 
Orang tua dapat menghibur dan mendorong anak untuk mengevaluasi dan melakukan langkah selanjutnya.
 
Wendy Mogel dalam bukunya "The Blessing of a Skinned Knee" menguraikan, "Meskipun dorongan hati orang tua melindungi dan mencegah anak kesal. Sebaiknya orang tua mundur, membiarkan anak agar mampu menangani ketidaknyamanan mereka, menyusun solusi, dan melanjutkan."
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif