Cara Paling Populer Bertemu Pasangan
Survei menyatakan bahwa sebanyak 30 persen responden mengatakan bahwa pasangan-pasangan potensial yang mereka temukan di aplikasi kencan online tidak serius. (Foto: /Unsplash.com)
Jakarta: Saat ini aplikasi kencan online sudah menjadi salah satu cara yang cukup populer untuk mendapatkan pasangan, namun ternyata cara tersebut bukanlah merupakan cara yang terbaik untuk menemukan pasangan Anda yang potensial.

Menurut survei yang baru-baru ini dilakukan, menemukan hanya sekitar 8 persen dari orang-orang yang menemukan pasangan mereka melalui aplikasi kencan online.

Menurut ReportLinker umumnya pasangan bertemu dengan pasangan melalui kenalan atau temannya teman (mutual friend). 39 persen responden mengatakan bahwa mereka bertemu dengan pasangannya melalui cara ini.


Sedangkan bertemu pasangan di tempat kerja berada pada posisi kedua, yaitu sekitar 15 persen responden menjawab bahwa mereka bertemu dengan pasangan mereka di tempat kerja. 


(Survei menyatakan bahwa sebanyak 30 persen responden mengatakan bahwa pasangan-pasangan potensial yang mereka temukan di aplikasi kencan online tidak serius. Foto: Huy Phan/Unsplash.com)

(Baca juga: Jomblo? Saatnya Mencari Teman Kencan Online)

Selanjutnya adalah di tempat umum yaitu sekitar 12 persen, melalui acara atau kegiatan seperti olahraga, agama, atau hobi sebesar 9 persen, dikenalkan oleh keluarga sebanyak 7 persen, dan melalui sekolah sebanyak 6 persen.

Hanya 1 persen responden yang mengatakan mereka menemukan pasangan melalui kencan buta atau perjodohan.

Hasil survei tersebut meragukan kemungkinan menemukan pasangan hidup melalui situs online, dan menganjurkan untuk lebih memercayakan kepada teman Anda untuk membantu mencari pasangan hidup Anda. 

Ketika para responden ditanya mengenai dampak negatif dari kencan online, sebanyak 30 persen responden mengatakan bahwa pasangan-pasangan potensial yang mereka temukan di aplikasi kencan online tidak serius, dan sekitar 21 persen mengatakan pasangan pada aplikasi kencan online lebih banyak melakukan kebohongan.








(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id