Tips Memilih Mainan untuk Anak Usia 0-1 Tahun
Belikan mereka mainan yang bisa mengaktifkan komunikasi dan sosial anak untuk anak usia 0-1 tahun. (Foto: Li Tzuni/Unsplash.com)
Jakarta: Mainan merupakan media penghibur buat anak. Seringkali anak kerap berhenti menangis ketika dibelikan sebuah mainan.

Sayangnya, banyak orang tua memberikan buah hati mainan tanpa mengetahui fungsinya. Asalkan anak senang dan berhenti merengek.

Padahal mainan nyatanya berperan pada perkembangan otak hingga kemampuan motorik anak. Asalkan memilih mainan sesuai berdasarkan umur anak.


Melansir Parents, anak pada usia 0-3 bulan dianjurkan diberikan mainan yang berwarna terang. Warna tersebut dapat membantu merangsang penglihatan anak.

Ketika usia buah hati menginjak enam bulan berikan mainan yang aman untuk digigit. Sebab pada usia tersebut, pertumbuhan gigi anak mulai berkembang.


(Anak pada usia 0-3 bulan dianjurkan diberikan mainan yang berwarna terang. Warna tersebut dapat membantu merangsang penglihatan anak. Foto: Jelleke Vanooteghem/Unsplash.com)

(Baca juga: Mainan Seperti Apa yang Baik untuk Menstimulasi Bayi?)

Tapi jangan lupa selalu membersihkan mainan tersebut tiap kali dipakai. Agar anak tetap terhindar dari kuman dan berbagai penyakit.

Nah, kalau usia anak sudah memasuki 9-11 bulan, biasanya mereka sudah mulai bisa berkomunikasi. Meskipun sedikit-sedikit.

Untuk itu, belikan mereka mainan yang bisa mengaktifkan komunikasi dan sosial anak. Misalnya, mainan berbentuk boneka ataupun robot-robotan.

Robin Goodman, psikolog anak dari NYU Child Study Center's, menambahkan, pada usia tersebut, Anda juga sudah bisa mengajak buah hati bermain di luar rumah. Hal itu baik untuk melatih otot dan gerak motorik anak.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id