Terlalu banyak aktivitas sepanjang hari membuat beberapa anak lebih aktif di malam hari, yang membuatnya sulit untuk tenang dan tidur. (Foto: Shelbey Miller/Unsplash.com)
Terlalu banyak aktivitas sepanjang hari membuat beberapa anak lebih aktif di malam hari, yang membuatnya sulit untuk tenang dan tidur. (Foto: Shelbey Miller/Unsplash.com)

Tiga Alasan Mengapa Si Kecil Susah Tidur di Malam Hari

Rona perkembangan anak
Sri Yanti Nainggolan • 11 Juli 2018 15:50
Jakarta: Anak yang rewel dan tak mau tidur di malam hari tentu membuat orang tua pusing. Namun, disadari atau tidak, bisa jadi pemicunya adalah berasal dari sistem pengasuhan. 
 
Beberapa kebiasaan si kecil berikut yang diperbolehkan oleh orang tua, bisa jadi adalah pemicu mengapa anak masih terjaga hingga larut malam. 
 
1. Terlalu banyak waktu melihat layar 
Membiarkan anak melihat layar melalui benda elektronik seperti TV, video game, atau gawai lebih dari satu setengah jam dapat mengganggu siklus tidur. Cahaya dari layar mengurangi produksi melatonin, hormon pemicu tidur. Jadi, sebaiknya kurangi waktu bermain alat elektronik anak pada siang hari agar bisa lebih nyenyak tidur di malam hari. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Lima Alasan Bayi Tak Perlu Bantal saat Tidur)
 

(Anak yang rewel dan tak mau tidur di malam hari tentu membuat orang tua pusing. Namun, disadari atau tidak, bisa jadi pemicunya adalah berasal dari sistem pengasuhan. Foto: Laura Lee Moreau/Unsplash.com)
 
2. Tidak tidur siang
Tak sedikit yang beranggapan bahwa melewatkan tidur siang membuat si kecil cepat tidur di malam hari. Sayangnya, tak semua anak seperti itu. 
 
Terlalu banyak aktivitas sepanjang hari membuat beberapa anak lebih aktif di malam hari, yang membuatnya sulit untuk tenang dan tidur. Hal ini cenderung terlihat pada anak berusia kurang dari dua tahun. Oleh karena itu, biasakan anak untuk tidur siang untuk membantunya tidur tepat waktu di malam hari. 
 
3. Gangguan jam tidur 
Jika anak yang terbiasa tidur tepat waktu mendadak tidur larut malam karena ada kesibukan, maka Anda harus kerja keras beberapa hari ke depan. Anak berusia di bawah lima tahun yang mengalami perubahan jam tidur cenderung sulit kembali ke pola tidur biasa dalam waktu singkat. Jadi, usahakan agar anak tak mengalami gangguan pada pola tidur normal. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi