Dari kiri ke kanan: Penggagas platform penggalangan dana sosial Benihbaik.com, Khristiana Anggit Mustikaningrum dan Andy F Noya. Paling bersama artis J Flow. (Foto: Krispen/Medcom.id)
Dari kiri ke kanan: Penggagas platform penggalangan dana sosial Benihbaik.com, Khristiana Anggit Mustikaningrum dan Andy F Noya. Paling bersama artis J Flow. (Foto: Krispen/Medcom.id)

Satu Benih Kebaikan untuk Meredam 3 Masalah Bangsa Indonesia

Rona keluarga
Sunnaholomi Halakrispen • 20 November 2019 13:09
Jakarta: Setidaknya ada tiga isu besar yang masih melanda Bangsa Indonesia. Bukan hanya menjadi masalah bagi pemerintah, tapi juga sangat bisa memengaruhi masa depan bangsa. Salah satunya, berkaitan dengan konteks negatif dari radikalisme.
 
Berkaitan dengan tingkat kemiskinan, yang hingga kini setidaknya sebanyak 19 persen dari masyarakat Indonesia masih hidup berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini disampaikan oleh Andy F Noya selaku CEO BenihBaik.com.
 
"Karena kemiskinan banyak saudara kita yang tidak mampu membiayai pendidikan. Kemiskinan identik dengan pendidikan yang tidak tinggi. Muncul tindakan radikal, maka mudah dirasuki oleh pemahaman-pemahaman yang negatif," ujar Andy di Merah Delima, Jalan Aditiyawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 19 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemahaman negatif yang tersebar itu selanjutnya bisa menyebabkan tindakan-tindakan yang mengganggu keamanan. Nama baik Indonesia pun menjadi negatif atau buruk di mata dunia.
 
Tak hanya itu, bahkan masalah in iberpengaruh pada kondisi keuangan, APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) bisa terkuras. Permasalahan ini bisa diatasi dengan mengandalkan kesiapan tenaga kerja dalam negeri untuk bisa bersaing dengan dunia.
 
Permasalahan lain, kata Andy, dikaitkan dengan tingginya angka kriminalitas. Tindakan kriminal merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk mendapatkan penghasilan secara instan.
 
Meskipun tidak semua orang melakukan tindakan tersebut, tetapi biasanya karena gelap mata dalam mencari uang dengan tindakan kriminal. Alih-alih demi memikirkan keperluan hidup, banyak orang yang melakukan kejahatan.
 
"Ada faktor dari kemiskinan, yaitu radikalisme, lemahnya persaingan dengan tenaga kerja asing, dan tingginya angka kriminalitas. Kesenjangan sosial yang terjadi tidak boleh jauh dan harusnya semua orang mendapatkan kesejahteraan," paparnya.
 
Andy menekankan bahwa akar ketiga permasalahan itu kembali pada kemiskinan. Penanganan yang tepat yang bisa dilakukan, ialah menebar kebaikan dengan membantu sesama manusia yang hidup di bawah garis kemiskinan.
 
"Kita harusnya turut serta, salah satunya menggalang dana dengan semangat gotong royong dan nilai pancasila yang selama ini menjadi kebanggaan kita. Itu yang kami lakukan di benihbaik.com sebagai sumbangsih kita untuk membantu mengatasi akar permasalahan di negeri ini," pungkasnya.
 
Harapannya, akar permasalahan kemiskinan yang menyebabkan beragam persoalan bisa lebih diredam meskipun tidak mungkin ditiadakan. Orang-orang yang merasa ditinggalkan atau termarginalkan akhirnya merasa masih ada orang yang mau membantu atau menolong.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif