Mendongeng itu tidak hanya satu arah melainkan dua arah. (Ilustrasi-Pixabay)
Mendongeng itu tidak hanya satu arah melainkan dua arah. (Ilustrasi-Pixabay)

Sikap Orang Tua ketika Anak Ingin Mendongeng

Rona keluarga tumbuh kembang anak
Kumara Anggita • 15 November 2019 09:55
Jakarta: Mendongeng adalah kegiatan yang biasanya diberikan oleh orang tua kepada anak. Namun, kenyataannya banyak anak yang justru bosan dengan kebiasaan ini sehingga ia berinisiatif untuk mendongeng sendiri.
 
Untuk beberapa orang, mungkin ini terasa janggal. Namun sesungguhnya inisiatif anak untuk mendongeng adalah hal yang sangat baik. Bahkan inisiatif ini patut diapresiasi.
 
Pendiri komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Mochamad Aroyo Faridh Zidni atau biasa dipanggil kak Aio mengungkapkan bawa, mendongeng itu adalah kegiatan yang dilakukan dua arah dari orang tua dan juga anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mendongeng itu tidak hanya satu arah melainkan dua arah. Ada tanggapan kita merespons balik. Begitu seterusnya," ungkap Kak Aio.
 
"Mendongeng yang penting mendengarkannya. Bahkan lebih bagus kalau dia (anak) cerita," lanjutnya.
 
Hal yang paling penting dari interaksi ini adalah dari sudut bonding-nya dalam waktu yang berkualitas. Bahkan dalam mendongeng sendiri, Anda tak perlu selalu menyelesaikan setiap cerita.
 
Kak Aio menegaskan bahwa peran orang tua dalam mendongeng adalah untuk mengarahkan, memfasilitasi mengembangkan, dan mendorong.
 
Selain itu, Dokter Spesialis Syaraf Anak, Herbowo Soetomenggolo juga mendukung anak-anak yang mau mendongeng sendiri. Dengan seperti itu, Anda sebagai orang tua bisa memahami pikiran sang anak.
 
"Tidak apa-apa kalau dia yang mau dongeng. Otak yg bercerita sama dengan yang mendengar," jelasnya.
 
"Kita bisa menyelami dunianya dan itu penting. Tanpa menyelami, kita tidak bisa lihat potensi dia. Kalau saya ke anak cerita pasti selalu ada dia yang bercerita. Saya jadi tahu mana yang bagian dia suka dan tidak suka," lanjutnya.
 
Mendongeng baik orang tua maupun anak yang melakukan sama-sama memberikan dampak positif bagi anak. Bahkan, American Academy of Pedriatrics (AAP) 2014 menganjurkan membaca untuk anak sejak anak lahir.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif