Ketika Saling Menggoda Menjadi Selingkuh Kecil

Sri Yanti Nainggolan 12 Januari 2018 16:48 WIB
romansa
Ketika Saling Menggoda Menjadi Selingkuh Kecil
Menurut ahli kencan Melanie Schilling, perilaku tersebut dapat membuat Anda merasa bersalah atau disebut dengan 'selingkuh mikro' alias selingkuh kecil (micro-cheating). (Foto: Mike Wilson/Unsplash.com)
Jakarta: Pernahkah Anda saling menggoda dengan rekan kerja atau teman sekelas, namun menyembunyikannya dari pasangan?

Menurut ahli kencan Melanie Schilling, perilaku tersebut dapat membuat Anda merasa bersalah atau disebut dengan 'selingkuh mikro' alias selingkuh kecil (micro-cheating). Ini adalah perlakuan kecil berulang yang mengindikasikan seseorang fokus pada orang lain secara emosional atau fisik yang bukan pasangannya. 

Salah pertanda dari perilaku tersebut adalah secara tersembunyi terhubung dengan orang lain di media sosial, misalnya berbagi lelucon secara privat, meremehkan keseriusan hubungan dengan orang lain, atau membuat kode terkait nama orang lain di ponsel. Pada dasarnya, interaksi dengan lawan jenis di luar hubungan. 


Schilling mengungkapkan bahwa keakraban di media sosial tersebut tergolong 'pengkhianatan halus' dan cenderung mendapat pengingkaran, terutama bila sudah ada niat. 


(Menurut ahli kencan Melanie Schilling, perilaku tersebut dapat membuat Anda merasa bersalah atau disebut dengan 'selingkuh mikro' alias selingkuh kecil (micro-cheating). Foto: Freestock.org/Unsplash.com)

(Baca juga: Curiga Pasangan Selingkuh? Ini Bukti Paling Umum)

"Biasanya Anda akan berpikir 'Tidak apa-apa menggodanya, saya sedang berada di posisi kedua dan itu tak masalah,'"

Seorang ahli hubungan Susan Winter juga setuju dengan hal tersebut, terutama jika sudah menyangkut niat dan konteks.

"Meskipun selingkuh mikro tak melibatkan tubuh, ini jelas menguji batas peselingkuhan emosional. Menggoda adalah tindakan mengipasi percikan api yang bisa dengan mudah menyebar ke nyala api." 

Winter juga tak menampik bahwa perilaku tersebut dapat menjadi masalah dalam hubungan karena membuat pelaku menjadi tak nyaman. Oleh karena itu, ia menyarakan agar membicarakan hal tersebut dengan pasangan secara diplomatis dan rasional. "Anda bisa menanyakan, 'Bagaimana perasaanmu jika saya melakukan hal seperti ini?'" tukas Winter. 











(TIN)