Mitos-mitos Mengenai Orang Kidal
Sebuah studi 2013 Selandia Baru tidak menemukan perbedaan masalah kepribadian antara mereka yang kidal atau tidak. (Foto: Kelly Sikkema/Unsplash.com)
Jakarta: Mereka yang dominan menggunakan tangan kiri atau biasa disebut dengan kidal memang tidak banyak ditemukan. Selain itu, ada banyak mitos-mitos mengenai orang kidal yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Sehingga sebaiknya mitos-mitos mengenai mereka yang bertangan kidal tersebut tidak perlu dipercayai sepenuhnya. Dikutip dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa mitos yang umum terhadap orang kidal.

1. Orang kidal lebih kreatif
Hubungan antara tangan kiri dan kreativitas adalah mitos lama. "Ketika Anda melihat pencapaian kreatif pada hidup seseorang, tidak ada hubungannya dengan orang yang kidal," ujar Ronald Yeo, PhD, profesor psikologi di University of Texas-Austin. 


(Baca juga: Alasan Mengapa Anda Bertangan Kidal)


(Mereka yang dominan menggunakan tangan kiri atau biasa disebut dengan kidal memang tidak banyak ditemukan. Selain itu, ada banyak mitos-mitos mengenai orang kidal yang belum bisa dibuktikan kebenarannya. Foto: Svetlana Pochatun/Unsplash.com)

2. Orang kidal cenderung menjadi pemimpin
Tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa kecenderungan menggunakan tangan bagian tertentu ada kaitannya dengan keterampilan kepemimpinan mereka.

"Beberapa teori yang mengatakan hal ini hanya didasarkan pada pengamatan antara kepemimpinan dari beberapa tokoh sejarah, tidak didasarkan kepada penelitian secara ilmiah," kata Elizabeth Ochoa, PhD, kepala psikolog di Mount Sinai-Beth Israel.

3.Orang kidal lebih cerdas
"Ada gagasan bahwa orang kidal lebih cerdas, tetapi itu tidak begitu," kata Dr Ochoa. Sebuah studi dari tahun 70-an meneliti lebih dari 7.000 anak-anak sekolah dasar dan tidak menemukan perbedaan dalam kemampuan intelektual antara tangan kiri dan tangan kanan, katanya.

Namun memang berbagai peralatan yang ada saat ini dirancang untuk mereka yang menggunakan tangan kanan sehingga orang kidal harus berpikir secara fleksibel dan menemukan cara untuk menggunakan alat-alat tersebut, tambah Dr Ochoa. 

4. Orang kidal introvert
Sebuah studi 2013 Selandia Baru tidak menemukan perbedaan masalah kepribadian antara mereka yang kidal atau tidak. Gina Grimshaw, PhD, direktur Laboratorium Saraf Kognitif dan Afektif di Universitas Wellington di Selandia Baru dan penulis studi tersebut mengatakan bahwa itu hanyalah stereotip yang diberikan kepada orang kidal. 






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id