Anak yang mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sedari kecil memliki kesempatan yang lebih besar dalam mengakses gerbang pengetahuan. (Foto Ilustrasi: Ben White/Unsplash.com)
Anak yang mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sedari kecil memliki kesempatan yang lebih besar dalam mengakses gerbang pengetahuan. (Foto Ilustrasi: Ben White/Unsplash.com)

Pentingnya Bahasa Inggris untuk Usia Dini

Rona perkembangan anak
Dhaifurrakhman Abas • 24 Januari 2019 19:56
Jakarta: Setiap orang tua pasti ingin buah hatinya mahir dan menguasai beragam kemampuan. Sebab ini penting untuk menunjang kehidupan dan karier anak ketika dewasa kelak.
 
Tak pelak, berbagai disiplin ilmu diterapkan pada anak sejak usia dini. Apalagi beberapa penelitian menyebutkan bahwa usia belia merupakan waktu paling baik bagi otak dalam menyerap berbagai disiplin ilmu dan keterampilan.
 
Meski begitu, pada penelitian dalam P21 Framework for 21st Century Skills menjabarkan bahwa hanya ada beberapa keterampilan yang diperlukan anak agar berhasil dan sukses pada masa depan. Anak perlu melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, literasi, informasi dan teknologi, serta sosial dan kolaborasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai upaya untuk mendukung hal tersebut, English First (EF) for Kids & Teens meluncurkan inovasi program EF Small Stars 3.0. Ini merupakan program pendidikan dasar bahasa Inggris non formal yang dikhususkan untuk anak usia 3-6 tahun.
 
"Kami melakukan sebuah inovasi pada program EF Small Stars karena kami ingin mendampingi anak-anak mengembangkan kemampuan literasi dini mereka melalui bahasa Inggris," kata Regional Director English First Indonesia, Elisabeth Maria, di Jakarta, Kamis 24 Januari 2018.
 
Pentingnya Bahasa Inggris untuk Usia Dini
Regional Director English First Indonesia, Elisabeth Maria (Foto: Abas/Medcom,id)
 
Menurut Elisabeth, EF Small Stars merupakan materi pembelajaran dan aktivitas yang diterapkan tidak sekadar mengajarkan pendidikan konvensional pada anak. Metode ini akan menerapkan sistem pembelajaran yang membuat anak antusias.
 
Sebab, pembelajaran ini menggunakan metode belajar holistik melalui pendekatan pendidikan yang disesuaikan dengan tahapan usia. Sistem pembelajaran ini dirancang khusus untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional anak.
 
"Sehingga anak akan memiliki rasa senang belajar yang tinggi dan menikmati proses belajar sehingga mampu mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri dengan lebih baik," ujarnya.
 
Tak hanya itu, Elisabeth bilang, perkembangan kemampuan motorik halus dan kasar anak juga diterapkan dalam metode ini. Hal ini penting untuk mengoreksi segala keterlambatan dan gangguan pada kemampuan motorik anak.
 
"Singkatnya, inovasi program ini diluncurkan guna membantu mengembangkan kemampuan akademik, kompetensi, dan karakter anak melalui materi yang berorientasi pada perkembangan anak," ujarnya.
 
Disambut Baik
Kementerian Pendidikan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menyambut baik inovasi tersebut. Sebab mengenalkan bahasa inggris sejak dini bermanfaat buat peekembangan anak di masa kini dan masa depan.
 
"Karena sudah mengenal sejak dini, bahasa Inggris tidak menjadi yang yang menakutkan," kata Mareta Wahyuni dari Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 
Mareta menambahkan, anak yang mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sedari kecil memliki kesempatan yang lebih besar dalam mengakses gerbang pengetahuan. Sebab bahasa Inggris merupakan bahasa global yang diterapkan dalam kajian jurnal maupun sistem pendidikan hampir di seluruh dunia.
 
"Bahkan oleh semua profesi dan bisnis sekalipun. Dan anak yang memiliki kemampuan bahasa inggris akan lebih berkompetensi dalam menghadapi tantangan di masa depan," tandasnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi