Usahakan selalu tenang dalam menyampaikan berita kepada si kecil. (Foto: Pexels.com)
Usahakan selalu tenang dalam menyampaikan berita kepada si kecil. (Foto: Pexels.com)

Lima Kiat Lancar Sampaikan Topik Sulit kepada Balita

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 23 Mei 2019 15:41
Si kecil bertanya pada Anda tentang hal yang sulit atau berat untuk dikatakan. Jika situasinya emosional, misalnya akan memberitahu tentang seorang anggota keluarga sedang sakit, luangkan waktu untuk mempraktikkan apa yang akan Anda katakan, misalnya di depan cermin, pasangan atau teman dekat. Usahakan selalu tenang dalam menyampaikan berita.
 

 
Jakarta:
Di usia balita, anak mulai mengembangkan rasa ingin tahu besar tentang berbagai hal. Tak mengherankan si kecil sering bertanya tentang hal-hal yang menarik perhatiannya.
 
Seperti dimuat Parents, hal ini membuat orang tua kerap kebingungan menjawab semua pertanyaan buah hati. Apa pun topiknya, ada beberapa saran para ahli yang membuat pembicaraan lebih lancar.

1. Pilih waktu yang tepat

Pagi akhir pekan lebih baik karena semua orang tidak terburu-buru. Orang tua dapat menjawab semua pertanyaan dengan lebih santai. Anak juga dapat kembali dengan lebih banyak pertanyaan. Anak maupun orang dewasa juga cenderung lebih cepat kesal akibat kelelahan dan kantuk di malam hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lima Kiat Lancar Sampaikan Topik Sulit kepada Balita
(Usahakan selalu tenang dalam menyampaikan berita kepada si kecil. Foto: Pexels.com)

2. Berlatih terlebih dahulu

Jika situasinya emosional, misalnya akan memberitahu tentang seorang anggota keluarga sedang sakit, luangkan waktu untuk mempraktikkan apa yang akan Anda katakan. Lakukan di depan cermin, pasangan atau teman dekat.
 
Itu akan membantu Anda menjaga ketenangan dan menyampaikan berita dengan cara yang Anda inginkan. Anak dapat melihat orang tua sedih, namun percakapan awal sangat menentukan. Isakan atau terbata-bata dapat membuat anak takut.

3. Bicaralah sesuai pemahaman anak

Konsep yang rumit seperti perceraian atau kematian sulit dipahami anak-anak. Psikoterapis keluarga di Greenwich, Connecticut Paige Greytok mengatakan membanjiri anak dengan semua detail akan membuat anak kewalahan. Gunakan kalimat pendek dan langsung dengan penjelasan yang sesuai usia.

4. Perjelas keadaan

Memberi label pada emosi yang muncul dapat membantu si kecil mengutarakan perasaannya. Orang tua dapat mengatakan, "Kedengarannya itu membuat kamu sedih" atau "Apakah itu menakutkan?" Tahan keinginan meminimalkan perasaan dengan mengatakan sesuatu seperti 'Jangan takut'.
 
Ingat, apa pun yang dirasakan anak nyata dan valid baginya, Huebner mengatakan, "Anak-anak perlu 'merasakan' sebelum mereka beralih ke hal-hal seperti pemprosesan dan pemecahan masalah."

5. Periksa ulang

Percakapan belum berakhir saat orang tua memberi penjelasan pada anak. Pada hal-hal sulit, anak-anak akan memiliki pertanyaan lebih lanjut, jadi jelaskan kalian dapat membahasnya lagi. Anak juga dapat selalu mendatangi orang tua dengan pertanyaan atau kekhawatiran mereka, besar atau kecil.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif