Kesan Tidak Baik di Hari Pertama Kerja, Apa Hanya Anda yang Mengalaminya?

Sri Yanti Nainggolan 15 Mei 2018 18:22 WIB
survei
Kesan Tidak Baik di Hari Pertama Kerja, Apa Hanya Anda yang Mengalaminya?
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Sebuah survei menemukan bahwa kesan pertama kebanyakan pekerja tak selalu baik. Datang terlambat, menggunakan pakaian yang tak tepat, dan berebut tempat parkir adalah tiga hal yang paling sering terjadi di hari pertama kerja. 

Survei yang melibatkan hampir 3.000 pekerja tersebut mengungkapkan bahwa sebagian dari dari mereka membuat kesan pertama yang buruk dan merasa dipermalukan. 

Sementara, responden lain juga mengalami kejadian memalukan seperti dandan berlebihan, menumpahkan teh ke pakaian, lupa arah ke kantor, dan mengatakan sesuatu yang kurang pantas karena tegang. 


Secara total, 95 persen responden mengaku merasa penting untuk membuat kesan pertama yang baik di hari pertama kerja dan 82 persen percaya bahwa mereka akan membuat dampak positif di hari pertama jika berpakaian benar. 

Faktanya, pakaian cukup memengaruhi kesan pertama dimana tujuh dari 10 partisipan berharap memiliki seragam kerja sehingga tak perlu pusing memikirkan apa yang sebaiknya dikenakan. 

Namun, para peneliti juga menemukan bahwa banyak pekerja yang sangat siap dan sudah memiliki pengetahuan cukup tentang perusahaan tempat bekerja. 

Saat ingin memberi kesan yang baik, 58 persen akan datang lebih cepat dan 57 persen lebih memilih mengajukan pertanyaan berkelas.

"Memulai pekerjaan bisa mengintimidasi karena berbagai alasan. Dari tak tahu akan bekerja dengan siapa, tak yakin bagaimana membaur di tempat kerja, hingga apa yang harus dipakai adalah ketegangan pada hari pertama," ujar juru bicara 4imprint, pencetus penelitian ini. 

Ia melanjutkan, studi tersebut menyimpulkan bahwa apa yang dikenakan dapat membuat seseorang merasa nyaman dan menciptakan kesan pertama yang bagus. 

"Sebuah keputusan umumnya dibuat dalam 26 detik setelah bertemu, sehingga penampilan sangat penting," pungkasnya. 






(DEV)