Untuk mempersiapkan pelatihan toilet, selesaikan semua urusan rumah tangga atau serahkan kepada orang lain. (Foto: Pexels.com)
Untuk mempersiapkan pelatihan toilet, selesaikan semua urusan rumah tangga atau serahkan kepada orang lain. (Foto: Pexels.com)

Trik Melatih Balita ke Toilet dalam Tiga Hari

Rona keluarga perkembangan anak
Anda Nurlaila • 23 April 2019 16:17
Lora Jensen Penulis "3 Days Potty Training" mengatakan Anda yang merencanakan untuk melatih balita Anda untuk ke toilet harus menghabiskan selama tiga hari penuh saat anak bangun. Untuk mempersiapkan pelatihan toilet, selesaikan semua urusan rumah tangga atau serahkan kepada orang lain. Bersiaplah untuk bermain game, mewarnai, menonton kartun dan hanya menikmati waktu ikatan dengan anak.
 

 
Jakarta:
Memasuki usia tiga tahun, balita mulai dapat diajarkan untuk buang air di toilet. Selain melatih kemandirian anak, toilet training dapat menghemat anggaran penggunaan popok.   

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penulis "3 Days Potty Training," Lora Jensen mengatakan Anda yang merencanakan untuk melatih balita Anda untuk ke toilet harus menghabiskan selama tiga hari penuh saat anak bangun.
 
Bagi bunda yang bekerja, Jensen menyarankan untuk mulai melakukan pada Jumat hingga Minggu. "Orang tua harus menghabiskan waktu tiga hari penuh tanpa melakukan apapun (dalam artian Anda sepenuhnya memerhatikan si kecil dalam hal potty training ini)."
 
"Anda akan benar-benar menghabiskan waktu berjam-jam bersama anak Anda selama tiga hari," katanya seperti dimuat dalam Parenting.
 
Untuk mempersiapkan pelatihan toilet, selesaikan semua urusan rumah tangga atau serahkan kepada orang lain. Bersiaplah untuk bermain game, mewarnai, menonton kartun dan hanya menikmati waktu ikatan dengan anak.

Kebutuhan yang harus disiapkan

Ada beberapa kebutuhan pelatihan toilet yang Anda butuhkan. Beberapa baju kaos agak panjang untuk menutupi area intim anak. Teorinya, jika anak mengetahui dia tidak memiliki popok atau celana dalam saat akan buang air kecil atau besar, ia hanya punya pilihan untuk ke toilet.
 
Namun jika hal tersebut membuat Anda tidak nyaman, Jensen mengatakan, memakaikan celana dalam tidak apa-apa untuk melatih anak laki-laki dan perempuan.
 
"Saya tidak memakaikan celana dan celana dalam selama pelatihan pada anak saya karena kami ingin melihat saat mereka mengalami 'kecelakaan'" katanya.
 
(Baca juga: Enam Tanda Si Kecil Siap Toilet Training)

'Kecelakaan'

Hal ini bagian dari pelatihan. Anak-anak akan belajar dari sana. Metode ini menentang hukuman selama pelatihan. Jika anak tidak tahan sehingga berkemih atau buang air besar sebelum ke toilet, dorong mereka untuk segera ke toilet lain waktu.
 
Trik Melatih Balita ke Toilet dalam Tiga Hari
(Lora Jensen Penulis "3 Days Potty Training" mengatakan Anda yang merencanakan untuk melatih balita Anda untuk ke toilet harus menghabiskan selama tiga hari penuh saat anak bangun. Foto: Pexels.com)

Persediaan minuman

Dorong anak untuk minum lebih banyak daripada biasanya. Ini jelas akan menyebabkan anak harus lebih sering buang air. Itulah yang dibutuhkan saat latihan di toilet.
 
Ingatkan anak dengan lembut
Jika anak tidak ingin ke toilet setelah banyak minum dan ingin buang air kecil, ingatkan dia untuk segera ke toilet. Beritahu bahwa ia hanya mencoba dan bagian dari pelatihan.

Beri hadiah

Jika anak suka yang manis, katakan dia akan mendapat permen atau cokelat, atau stiker, buku mewarnai, krayon, apapun yang menarik minatnya. Berikan hadiah jika pelatihan selesai.

Siapkan peralatan

Keset kamar mandi dengan dasar karet dapat berfungsi sebagai pengaman di kamar mandi saat mengajari anak bagaimana menggunakan toilet. Tentu Anda tidak ingin anak mengalami kecelakaan saat melatih anak.

Pelatihan siang atau malam?

Hanya melatih ke toilet siang hari dan malam menggunakan popok hanya akan membingungkan anak. Jadi, pelatihan ini untuk siang dan malam hari.

Berikut trik melatih anak ke toilet:

1. Saat anak bangun, buka popok basahnya dan minta anak membuangnya sambil mengatakan "selamat tinggal'.
 
2. Pakaikan anak baju kaos yang agak besar dan jelaskan tidak ada popok untuk menampung kencing dan kotoran anak jadi ia harus ke toilet.
 
3. Berikan sarapan untuk anak dan minuman tambahan. Setelah itu, arahkan si kecil ke toilet.
 
4. Lanjutkan sepanjang hari selama tiga hari. Bermainlah bersama, membaca, mewarnai, dan menonton kartun.
 
5. Sediakan secangkir air untuk diminum. Bawa anak setiap 15 menit sekali sepanjang hari selama tiga hari.
 
6. Kurangi semua makanan dan minuman di malam hari sambil ajari anak latihan ke toilet.
 
7. Minta anak untuk buang air kecil sebelum tidur.
 
8. Bangunkan anak di tengah malam untuk buang air kecil. Gunakan alarm.
 
9. Lakukan selama tiga hari berturut-turut.
 
10. Jangan gusar jika anak masih buang air di tempat selain toilet.  
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif