Penelitian: Mengajak Si Kecil Berbicara Membuat Mereka Lebih Pintar

Raka Lestari 12 September 2018 14:24 WIB
perkembangan anak
Penelitian: Mengajak Si Kecil Berbicara Membuat Mereka Lebih Pintar
Menurut Gilkerson, anak-anak yang melakukan percakapan timbal balik dengan orang tua mereka pada usia krusial yaitu 18-24 bulan memperoleh skor lebih tinggi pada tes kosa kata. (Foto: Zach Lucero/Unsplash.com)
Jakarta: Mengajak bayi atau balita Anda berbicara memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah dapat membuat mereka lebih pintar di kemudian hari. Menurut sebuah studi terbaru, dengan aktif mengajak bayi Anda berbicara dapat membuat mereka lebih pintar, sehingga tidak ada salahnya bagi Anda untuk lebih sering mengajak si kecil berbicara. 

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Jill Gilkerson, direktur penelitian bahasa anak di LENA Foundation di Colorado, melihat efek berbicara kepada bayi Anda mungkin dapat membantu mereka untuk berhasil di sekolah menengah, tulis NBC News. 

Pada tahun 2006, peneliti merekrut 150 keluarga di sekitar Denver, Amerika Serikat, yang memiliki anak-anak berusia 2-36 bulan untuk merekam interaksi diantara keluarga mereka. 


(Baca juga: Pelajaran Berhitung Bantu Anak Pelajari Kosakata Baru)


(Mengajak bayi atau balita Anda berbicara memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah dapat membuat mereka lebih pintar di kemudian hari. Menurut sebuah studi terbaru, dengan aktif mengajak bayi Anda berbicara dapat membuat mereka lebih pintar, sehingga tidak ada salahnya bagi Anda untuk lebih sering mengajak si kecil berbicara. Foto: Hannah Olinger/Unsplash.com)

Kemudian pada usia 9-14 tahun, keluarga tersebut kembali diteliti untuk mengetahui apakah berbicara kepada para batita tersebut memiliki efek pada kemampuan mereka di sekolah menengah dengan menguji kemampuan berbahasa dan berpikir mereka. 

Menurut Gilkerson, anak-anak yang melakukan percakapan timbal balik dengan orang tua mereka pada usia krusial yaitu 18-24 bulan memperoleh skor lebih tinggi pada tes kosa kata dan tes berpikir.

Usia 18-24 bulan sendiri merupakan saat-saat di mana anak-anak akan melakukan pencapaian-pencapaian penting bagi perkembangannya, khususnya dalam kemampuan berbahasa. 

Dr Alan Mendelsohn dan Dr Perri Klass, yang merupakan dokter anak mengatakan bahwa meningkatkan kemampuan berbahasa dan interaksi emosional secara positif harus menjadi tujuan, bisa dilakukan dengan cara bermain bersama atau membacakan cerita untuk mereka yang tidak hanya memperkaya kosakata bagi anak tetapi juga meningkatkan interaksi dengan anak. 





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id