Beri Jawaban Jujur, Berikan Efek Positif pada Si Kecil
Lalu, apakah ada manfaatnya memberikan jawaban yang bijak dalam pertanyaan si kecil? Ratih Ibrahim, psikolog keluarga dan perkawinan menjawabnya. (Foto: London Scout/Unsplash.com)
Jakarta: Si kecil yang berusia empat tahun kini sudah mulai banyak bertanya tentang banyak hal. Kemampuan milestonenya juga sudah bisa melompat, memajat, dan sudah bisa membawa air dalam gelas tanpa menumpahkannya.

Selain kecakapan tersebut, ia juga sudah sering bertanya seputar pertanyaan yang cukup "ajaib". Misalnya saja dari mana asal bayi, bagaimana ada adik bayi, termasuk mengapa alat kelaminnya berbeda dengan ayah atau ibu.
 
Menurut psikolog keluarga dan perkawinan Dra. A. Ratih Andjayani Ibrahim. MM, hal tersebut adalah wajar.

Karena menurut founder dari Personal Growth ini di saat umur si kecil sudah 4 tahun, kemampuan kognitifnya sudah bertumbuh dan ini adalah fase di mana ia akan banyak bilang “enggak dan kenapa?”


"Dan di usia ini si kecil akan berusaha menunjukkan eksitensinya dia sebagai seseorang. Banyak pertanyaan yang akan lebih challenging darinya. Umur 4 tahun ini, adalah umur ketika kapasitas kognisinya dia sedang masuk kepada kemampuan berpikir abstrak."

"Pada usia ini, imajinasi sedang tumbuh-tumbuhnya. Dan kapasitas kemampuan kapasitas berimajinasi sebetulnya adalah bagian dari perkembangan kreatifitasnya si kecil," ucap Ratih.


(Memberikan pengertian yang benar tanpa membohongi dan menakuti si kecil tentu saja sangat penting. Hal ini karena menurut Ratih Ibrahim sangat berkaitan dengan kesehatan mental anak. Foto: Ben White/Unsplash.com)

(Baca juga: Pada Usia Ini Anak Mengalami Perkembangan Otak)

Mengapa Penting Menjawab Jujur Seputar Jati Diri Anak?

Memberikan pengertian yang benar tanpa membohongi dan menakuti si kecil tentu saja sangat penting. Hal ini karena menurut Ratih Ibrahim sangat berkaitan dengan kesehatan mental anak.

"Jika orang tua memberikan pengertian yang bohong dan menakuti anak, maka ini akan memberikan bekas trauma yang akan berlangsung selamanya. Ketika orang tua terus memberikan jawaban yang benar tanpa membohonginya, si kecil akan mendapatkan informasi yang benar," tegas Ratih.

"Efek dari jawaban yang baik ini akan memberikan kesehatan jasmani, emosi, keseimbangan dan keterampilan sosial dan akan dipastikan membentuk jati diri yang positif," tambah psikolog yang ramah ini.

Lalu, apakah ada manfaatnya memberikan jawaban yang bijak dalam pertanyaan si kecil? Ratih mengatakan bahwa akar yang kuat dari memberikan jawaban yang bijak, baik, dan sesuai dengan kapasitas penalaran anak maka akan membentuk kepribadian yang baik. 

"Kepribadian yang baik nantinya akan membantu anak menjalani fase setiap perkembangannya dengan lancar. Termasuk membangun kemandiriannya, keterampilan sosailnya, serta membangun kecerdasan emosinya dia," tukasnya lagi.






(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360