Bayi yang dimandikan 1-2 kali seminggu akan baik-baik saja.(Ilustrasi/Pexels).
Bayi yang dimandikan 1-2 kali seminggu akan baik-baik saja.(Ilustrasi/Pexels).

5 Kesalahan saat Memandikan Bayi Baru Lahir

Rona bayi
Anda Nurlaila • 30 November 2019 14:09
Jakarta: Memandikan bayi baru lahir sering membuat orang tua baru kesulitan. Kulit yang sangat lembut hingga tali pusar yang belum kering dapat membuat proses membersihkan tubuh bayi tidak sempurna.
 
Bahkan jika sebelumnya telah mengikuti kelas perawatan bayi, banyak kesalahan yang kerap dilakukan orang tua saat memandikan bayi. Konsultan Pediatrik dan  penulis buku Expecting 411, Baby 411, dan Toddler 411 Ari Brown mengungkap banyak pertanyaan orang tua tentang memandikan bayi. Seperti dimuat dalam Parents, ada beberapa kesalahan umum ketika memandikan bayi:
 
1. Terlalu cepat memandikan bayi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Vernix atau lapisan lilin mungkin terlihat kotor, tapi sebenarnya bagus untuk kulit bayi. "Vernix menawarkan perlindungan untuk beberapa jam pertama setelah kelahiran," kata Brown. Jadi jangan buru-buru membersihkannya, tunda mandi pertama selama 6 jam.
 
2. Terlalu sering memandikan bayi
 
Rutinitas mandi memang penting tetapi memandikan bayi Anda di malam hari tidak diperlukan. Bayi yang dimandikan 1-2 kali seminggu akan baik-baik saja. Tapi Brown menekankan tubuh bayi yang terkena semburan popok layak dimandikan. 
 
3. Menggunakan terlalu banyak produk
 
Saat memandikan tetap gunakan pembersih yang bebas pelembab, pewangi dan pewarna.
 
4. Air mandi terlalu panas atau dingin 
 
Sebelum memandikan, pastikan suhu air mandi bayi sudah pas, sekitar 37 derajat Celcius. "Dan pastikan pemanas air panas diatur ke suhu kurang dari 49 derajat Celcius," kata Brown. 
 
5. Takut membersihkan bagian pusar 
 
Yang diperlukan hanyalah menunggu agar tali pusar mengering dan jatuh sendirinya. Saat mandi, Anda dapat membersihkan tali pusar yang mulai mengering. Tapi Brown mengatakan hal terbaik adalah mengabaikan bagian yang mengering. Perhatikan kulit di bawahnya, jika lengket atau berair bersihkan dengan lembut menggunakan kain kasa yang dibasahi alkohol atau air putih.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif