Media Sosial Dorong Orang untuk Berselingkuh?

Raka Lestari 19 Maret 2018 14:37 WIB
media sosial
Media Sosial Dorong Orang untuk Berselingkuh?
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Saat ini hidup menjadi lebih mudah seiring dengan kemunculan teknologi dan media sosial. Permasalahan jarak pun semakin mudah diatasi karena seiring dengan berkembangnya teknologi, Anda bisa selalu terhubung dengan pasangan.

Namun, di balik kemudahan berkomunikasi, media sosial bukan berarti tidak memberikan dampak buruk.

Sejujurnya, efek dari media sosial justru lebih banyak memiliki dampak negatif daripada dampak positifnya. Meskipun tidak dipungkiri bahwa media sosial dapat membuat hubungan menjadi lebih berwarna.


Ahli psikiater dan seksolog Dr Sanghanayak Meshram percaya bahwa media sosial jelas-jelas membuat seseorang lebih mudah untuk berselingkuh.

"Hal-hal yang pada masa lalu sulit dilakukan, saat ini menjadi sangat mudah dilakukan. Begitu juga dengan perselingkuhan. Dengan banyaknya aplikasi yang muncul setiap hari, perselingkuhan sudah menjadi sesuatu yang biasa dilakukan," ujarnya seperti dikutip The Health Site.

Menurut survei yang dilakukan pada 2014, lebih dari separuh orang-orang yang berselingkuh menggunakan media sosial sebagai platform untuk menghubungi selingkuhan mereka.

Survei menemukan bahwa sekitar 51 persen orang menggunakan WhatsApp, Facebook, atau Twitter untuk menghubungi kekasih gelap mereka.


Lihat video:





(DEV)