Menu Sarapan Harus Gizi Seimbang
Ilustrasi. (Thinkstock)
Jakarta: Beberapa orang mungkin memilih menu sarapan yang cepat dan praktis tanpa memerhatikan nutrisi di dalamnya. Roti selai atau beberapa potong buah dinilai sudah sudah cukup dalam menu sarapan setiap pagi.

Tapi tunggu dulu, Dokter Spesialis Gizi Della Manik Worowedi mengatakan mengonsumsi beberapa potong roti atau buah saja ternyata tidak cukup. Tubuh perlu asupan nutrisi lain sebagai bekal energi.

"Sarapan itu tetap harus memenuhi gizi seimbang. Harus ada makanan sumber energi yaitu karbohidrat, protein dari lauk pauk, dan sumber serat, vitamin, dan mineral dari buah dan sayur," katanya, dalam Metro i-Care, Minggu, 29 April 2018. 


Della mengatakan sarapan dengan buah saja otomatis hanya menyumbang energi, serat, vitamin, dan mineral saja. Tapi tidak dengan protein.

Padahal protein dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki sel tubuh, menggantikan sel yang rusak, dan mempertahankan daya tubuh.

"Kalau proteinnya kurang terus menerus berisiko menimbulkan penyakit seperti mudah terkena infeksi. Makanya sebaiknya menu sarapan sesuai dengan gizi seimbang," katanya.

Della menambahkan sarapan tidak hanya sebagai bekal energi untuk menjalani hari namun juga bermanfaat untuk mendapatkan vitamin dan mineral, mengontrol berat badan, sampai dengan membantu tubuh untuk lebih konsentrasi. 

Sebuah studi menyebutkan sarapan mampu melindungi tubuh dari penyakit. Risiko terkena penyakit diabetes dan jantung akan semakin rendah dengan membiasakan diri sarapan setiap pagi.





(MEL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360