Sebagian besar balita adalah pemilih makanan. Ini adalah salah satu area kehidupan di mana anak memegang kendali. (Foto: Pexels.com)
Sebagian besar balita adalah pemilih makanan. Ini adalah salah satu area kehidupan di mana anak memegang kendali. (Foto: Pexels.com)

Cara Menangani Balita Pemilih Makanan

Rona perkembangan anak
Anda Nurlaila • 26 Maret 2019 07:17
Balita juga kerap hanya mau makan satu jenis makanan setiap hari selama berminggu-minggu. Kemudian, tiba-tiba tidak menyukainya lagi. Salah satu caranya adalah biarkan dia memilih bahan makanan dan temukan cara agar mereka dapat membantu menyiapkan makanan, atau mengatur meja. Jika mereka berpartisipasi mempersiapkan waktu makan, balita akan cenderung makan. 
 

 
Jakarta:
Kebiasaan makan balita bisa sangat sulit diprediksi. Dalam beberapa hari, mungkin mereka tidak makan banyak, di hari lainnya mereka makan hampir sepanjang hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Balita juga kerap hanya mau makan satu jenis makanan setiap hari selama berminggu-minggu. Kemudian, tiba-tiba tidak menyukainya lagi. Jumlah makanan yang sanggup anak makan pun bisa sangat berbeda dengan anak lain. Tapi jangan khawatir. Kebiasaan makan balita yang pemilih sangat normal. 
 
Jika balita menunjukkan salah perilaku seperti di bawah ini, semunya wajar dan tak perlu dikhawatirkan.
 
1. Menolak makanan berdasarkan warna atau tekstur tertentu
 
2. Hanya makan makanan tertentu dan menolak makan apa pun selain itu
 
3. Tidak mau mencoba sesuatu yang baru
 
4. Kehilangan minat pada makanan yang mereka sukai
 
5. Ingin memberi makan sendiri menggunakan sendok atau garpu
 
(Baca juga: Jangan Memaksa jika Anak Susah Makan, Ini Alasannya)
 
Cara Menangani Balita Pemilih Makanan
(Jangan khawatir kebiasaan makan balita yang pemilih sangat normal. Selain sabar, Anda bisa menjadi contoh role idol bagi mereka dalam soal makan makanan sehat. Foto: Pexels.com)
 
Sebagian besar balita adalah pemilih makanan. Ini adalah salah satu area kehidupan di mana anak memegang kendali.  Dengan menolak makan, anak mempraktikkan kemandiriannya. 
 
Sebagai orang tua, berikan pilihan makanan sehat dan ajarkan kebiasaan makan yang baik. Jika melakukan itu, balita akan tumbuh dan memiliki energi cukup untuk aktivitasnya.
 
Orang tua tidak bisa memaksa anak makan, namun dapat mendorong kebiasaan makan yang sehat dan waktu makan yang menyenangkan.
 
Berikut beberapa kebiasaan makan sehat, seperti dimuat dalam Familydoctor:

1. Biarkan anak memilih 

Aturan praktisnya adalah satu sendok makan setiap jenis makanan untuk setiap tahun usia anak. Sajikan porsi kecil dan beri mereka kesempatan untuk meminta lebih banyak.

2. Sabar

Tawarkan makanan baru berkali-kali. Anda mungkin harus menawarkan makanan baru 10-15 kali sebelum anak mencobanya.

3. Biarkan anak membantu

Biarkan dia memilih bahan makanan dan temukan cara agar mereka dapat membantu menyiapkan makanan, atau mengatur meja. Jika mereka berpartisipasi mempersiapkan waktu makan, balita akan cenderung makan. 

4. Buat semuanya menyenangkan

Potong makanan menjadi bentuk menarik dengan pemotong kue. Sajikan makanan dengan cara kreatif di piring. Minta balita memberi nama-nama khusus untuk makanan favorit mereka. 

5. Tawarkan pilihan

Alih-alih hanya menyajikan sayuran untuk balita, biarkan mereka memilih. "Ingin brokoli atau kembang kol saat makan malam?"

6. Campur yang baru dengan yang lama

Sajikan makanan baru dengan makanan yang sudah disukai anak. Ini membuat perubahan kurang menakutkan.

7. Biarkan mereka mencoba

Berikan saus yang sehat untuk mendorong anak mencoba buah atau sayuran baru termasuk yogurt dan salad rendah lemak.

8. Berikan contoh yang baik

Jika balita melihat orang tuanya makan berbagai makanan sehat, ia akan cenderung mencobanya. Selamat mencoba!
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif