Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat Anda gunakan sebagai patokan saat menyusun langkah untuk membantu anak. (Foto: Jerry Wang/Unsplash.com)
Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat Anda gunakan sebagai patokan saat menyusun langkah untuk membantu anak. (Foto: Jerry Wang/Unsplash.com)

Lima Cara Membantu Anak Anda Sukses di Sekolah

Rona perkembangan anak
14 Februari 2019 17:08
Jakarta: Semua orang tua pasti ingin si kecil berprestasi di sekolah. Akan tetapi, memaksa anak untuk meraih nilai terbaik di kelasnya bukan hanya berdampak buruk pada fokusnya saat belajar, lantaran anak belajar hanya demi mendapatkan nilai bagus untuk menyenangkan hati Anda.
 
Hal ini mengakibatkan anak melupakan tujuan belajar yang sebenarnya, yaitu agar mereka dapat memahami sesuatu.
 
Daripada menyiksa anak untuk memuaskan keinginan Anda memiliki anak berprestasi, lebih baik Anda membantu mereka menemukan tujuan belajar dengan memotivasi anak dan mendampingi mereka saat belajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para orang tua hendaknya tidak khilaf akan tujuan belajar, baik di rumah maupun di sekolah, agar anak pun tak merasa terbebani untuk menjadi seseorang di luar kemampuannya.
 
Ini dapat membuat anak memiliki kemampuan untuk mengatur bagaimana anak belajar dan bertanggung jawab atas pencapaian mereka sendiri.
 
Melansir dari Verywellfamily, berikut adalah beberapa poin penting yang dapat Anda gunakan sebagai patokan saat menyusun langkah untuk membantu anak menemukan tujuan belajarnya.
 
(Baca juga: Tujuh Tips Meningkatkan Konsentrasi pada Anak)
 
1. Dukung keinginannya
Jika anak benar-benar ingin berhasil di sekolah, dukunglah keinginannya itu dengan melakukan berbagai cara untuk mendukungnya. Misalnya dengan menyediakan meja belajar lengkap dengan lampu belajar dan buku-buku referensi yang diperlukan.
 
Tanyakan padanya apanya ingin snack atau minuman segar untuk menemaninya belajar. Dukungan Anda sangat penting agar anak dapat menemukan tujuan belajar.
 
Lima Cara Membantu Anak Anda Sukses di Sekolah
(Para orang tua hendaknya tidak khilaf akan tujuan belajar, baik di rumah maupun di sekolah, agar anak pun tak merasa terbebani untuk menjadi seseorang di luar kemampuannya. Foto: Ben Mullins/Unsplash.com)
 
2. Menyusun tujuan belajar yang praktis dan realistis
Jika anak mengalami masalah dengan satu mata pelajaran tertentu, anjurkan untuk berusaha memperoleh nilai baik dalam mata pelajaran tersebut secara bertahap.
 
Jika semester ini mampu mendapat nilai tujuh untuk mata pelajaran Matematika, motivasilah ia agar bisa mendapatkan nilai 7,5 atau 8 pada semester berikutnya.
 
Jangan lupa untuk mengingatkan anak agar tak lekas berpuas diri, meski anak telah mendapatkan nilai baik pada mata pelajaran lain.
 
Anjurkan padanya untuk memperdalam kemampuannya dengan mengikuti lomba atau ekstralurikuler yang berkaitan dengan mata pelajaran tersebut.
 
3. Melibatkan diri
Anda dapat terlibat dalam kegiatan belajar anak dengan membantunya menyelesaikan PR sesuai kemampuan Anda, atau memanggil seorang guru les privat. Anak Anda akan berada di jalur yang benar untuk menemukan tujuan belajar ketika memiliki seseorang yang memandunya secara konsisten.
 
4. Tumbuhkan rasa bangga
Saat anak mulai termotivasi untuk mencapai tujuan belajar, lakukan sesuatu agar menumbuhkan rasa bangga atas pencapaiannya sendiri.
 
5. Hadiah
Jangan lupa memberi penghargaan pada anak atas hasil belajarnya dengan memberikan hadiah berupa jam ekstra untuk bermain atau nonton TV, buku komik atau CD game baru. Anda juga bisa mengajak semua anggota keluarga untuk merayakan keberhasilannya dengan makan malam bersama di restoran favorit.
 
Namun, jangan membatasi melakukan ini hanya pada pencapaian besar dalam belajarnya. Untuk itu Anda sebagai orang tua perlu menemani anak ketika belajar dan membantunya pada saat anak membutuhkan.
 

Maria Fransiska
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif