Ini Berbagai Manfaat Makan Malam Bersama Keluarga

Sri Yanti Nainggolan 08 Agustus 2018 19:17 WIB
keluarga
Ini Berbagai Manfaat Makan Malam Bersama Keluarga
Selain menciptakan waktu kebersamaan saat makan malam keluarga, beberapa manfaat lainnya juga bisa didapat seperti berikut ini. (Foto: Gor Davtyan/Unsplash.com)
Jakarta: Sebuah laporan dari National Center on Addiction and Substance Abuse (CASA) di Columbia University mengungkapkan bahwa 59 persen keluarga melaporkan mereka mengadakan makan malam bersama, setidaknya lima kali dalam seminggu. Dan ini meningkat 12 persen dari tahun-tahun sebelumnya. 

Selain menciptakan waktu kebersamaan saat makan malam keluarga, beberapa manfaat lainnya juga bisa didapat seperti berikut ini:

1. Hemat uang
Survei Pengeluaran Konsumen dari Biro Statistik Tenaga Kerja di Amerika tahun 2007 mengungkapkan, bahwa biaya rumah tangga lebih besar 80 persen bila digunakan untuk membeli makanan dari luar. Jika Anda memasak dan makan bersama keluarga tentu saja bisa jauh lebih hemat.


(Baca juga: Menu Makan Malam untuk Menurunkan Berat Badan)

2. Momen menyajikan makanan baru
Orang tua harus memperkenalkan makanan baru kepada anak-anak yang awalnya membutuhkan sedikit bimbingan dalam membuat pilihan yang sehat. Momen makan malam keluarga adalah kesempatan yang sempurna bagi orang tua untuk mengekspos anak-anak untuk makanan yang berbeda dan memperluas selera mereka.

Sebuah studi tahun 2003 dalam European Journal of Clinical Nutrition melakukan penelitian dengan memberikan anak-anak paprika merah, dan melihat seberapa senang mereka dengan makanan tersebut.

Selama delapan hari, mereka diperbolehkan memakan paprika merah sebanyak yang mereka mau. Pada hari terakhir, mereka kembali ditanya seberapa senang dengan makanan tersebut. 

Ternyata mereka semakin menyukai makanan tersebut. Penelitian ini membuktikan bahwa sedikit paparan dan tidak adanya paksaan, membuat anak menyenangi makanan baru bagi mereka, meskipun pada awalnya mereka tak senang. 


(Survei Pengeluaran Konsumen dari Biro Statistik Tenaga Kerja di Amerika tahun 2007 mengungkapkan, bahwa biaya rumah tangga lebih besar 80 persen bila digunakan untuk membeli makanan dari luar. Foto: Kamil Kalbarczyk/Unsplash.com)

3. Makanan sehat membuat anak senang
Banyak studi membuktikan bahwa anak yang makan bersama keluarga lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi, berpikir untuk bunuh diri, dan mengalami gangguan makan.

Mereka juga menunda seks dan hal tersebut membuat orang tua mereka bangga. ketika anak mengalami gangguan makan atau depresi, makan malam bersama keluarga ternyata bisa menjadi intervensi. 

"Jika anak makan bersama orang tua secara teratur, masalah akan lebih cepat teridentifikasi," ujar Dianne Neumark-Sztainer, PhD, seorang profesor di University of Minnesota School of Public Health, yang telah memelajari dampak dari pola makan keluarga pada remaja.

4. Membantu anak terhindar dari kenakalan remaja
Makan malam lima kali seminggu akan menurunkan kesempatan anak untuk melakukan beberapa kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, atau memakai narkoba.

Sementara remaja yang ikut makan malam keluarga maksimal tiga kali seminggu, cenderung lebih mungkin melakukannya dengan persentase 3,5 kali lipat dalam hal penyalahgunaan obat ilegal, tiga kali lipat dalam penggunaan ganja, lebih dari 2,5 lipat untuk merokok, dan 1,5 kali lipat dalam hal konsumsi alkohol. 

"Sementara penyalahgunaan zat dapat menyerang setiap keluarga, tanpa memandang etnis, kekayaan, umur, atau jenis kelamin, keterlibatan orang tua di meja makan bisa menjadi alat efektif yang sederhana untuk mencegahnya," kata Elizabeth Planet, salah satu peneliti yang memelajari manfaat makan malam bersama keluarga.






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id