Perundungan adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti secara fisik verbal. Orang tua bisa bertindak dalam hal ini agar tak terjadi perundungan. (Foto: Pexels.com)
Perundungan adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti secara fisik verbal. Orang tua bisa bertindak dalam hal ini agar tak terjadi perundungan. (Foto: Pexels.com)

Trik Cegah Perilaku Perundungan pada Anak

Rona perkembangan anak perundungan
Anda Nurlaila • 20 Mei 2019 07:00
- Dikutip dari Humas FPSI melalui Psikologi.ui, istilah perundungan atau bullying mulai marak dikenal dan digunakan oleh masyarakat melalui media sosial sejak tahun 2014. 
- Perundungan adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti secara fisik verbal, psikologis oleh seseorang terhadap seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang atau sekelompok orang yang merasa tidak berdaya.
- Untuk mengatasi dan mencegahnya, orang tua harus menjadi panutan. Anak-anak tidak boleh mendengar orang tuanya berbicara buruk, atau berbicara dengan cara merendahkan. 
 

Jakarta:
Anak-anak sering dianggap sosok manis dan polos yang selalu menyenangkan. Kenyataannya, anak juga dapat bertindak buruk dan menjadi pelaku perundungan. 
 
Penulis buku Sahabat / Musuh Terburuk: Memahami Kehidupan Sosial Anak, Michael Thompson mengatakan semua manusia termasuk anak memiliki impuls agresif. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agresi tersebut dapat dipicu melalui ejekan dan intimidasi yang bisa dimulai sejak usia dua tahun. 
 
Di usia muda, motivasinya adalah melindungi diri, mainan dan wilayah mereka. Seiring bertambahnya usia, sekitar usia empat atau lima tahun, mengejek anak melalui nama panggilan menunjukkan kekuatan. 
 
Dia ingin menunjukkan dapat menyakiti anak lain dengan kata-kata, bahkan jika dia tidak benar-benar ingin berkelahi.
 
Saat anak lebih besar dan bergaul dalam kelompok intimidasi adalah tantangan. Thompson mengatakan, anak-anak dalam kelompok sering menjadikan satu atau beberapa anak lain sebagai "kambing hitam". Anak-anak ini menjadi target semua perilaku buruk. 
 
Masalah lainnya, pengucilan dari kelompok menjadi masalah sosial paling menyakitkan yang dihadapi anak. Anak merasa diperlakukan tidak adil oleh semua anak lain, bukan hanya satu orang. 
 
Sebenarnya, kata Thompson, setiap anak memiliki empati dan mengakui bahwa mengejek atau mengucilkan teman salah. Namun nyatanya kelompok dapat melakukan hal-hal yang tidak akan pernah dilakukan sendirian. 
 
Trik Cegah Perilaku Perundungan pada Anak
(Untuk mengatasi dan mencegah perundungan, orang tua harus menjadi panutan. Foto: Pexels.com)
 
"Saat bersama temannya, anak dapat ikut bergabung ketika semua orang melakukan perilaku buruk. Hal ini dilakukan untuk diterima sebagai anggota kelompok," katanya.
 
Thompson menambahkan, masyarakat mengalami perubahan besar dalam tingkat kesopanan. Anak-anak sekarang belajar bahwa untuk menjadi lucu adalah dengan menghina. 
 
"Cara mendominasi orang lain adalah dengan menyerang secara verbal. Tidak heran anak-anak saling menghina."
 
Untuk mengatasi dan mencegahnya, orang tua harus menjadi panutan. Anak-anak tidak boleh mendengar orang tuanya berbicara dengan orang lain dengan cara yang buruk. Atau berbicara tentang sekelompok orang dengan cara merendahkan. 
 
Kedua, ketika mengamati anak berperilaku buruk, hadapi secara langsung. Misalnya saat anak berkata kasar atau mengutuk temannya. Katakan, "Itu tidak baik atau tidak pantas". "Kamu enggak mau kan seseorang berbicara tentang kamu seperti itu?"
 
Jangan biarkan anak memperlakukan anak lain dengan tidak baik. Sebagai contoh, jika anak dan temannya menggosipkan anak lain, katakan pada mereka, " Menurut kamu, bagaimana perasaan teman yang sedang kamu gosipkan itu kalau mendengar perkataan kalian?" Jika mendiamkannya, berarti Anda mendukung perilaku buruk anak.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif