Para peneliti telah menemukan bahwa ayah yang memerangi depresi pasca ibu melahirkan lebih mungkin untuk membesarkan anak perempuan yang berjuang melawan depresinya sendiri juga. (Foto: Pixabay.com)
Para peneliti telah menemukan bahwa ayah yang memerangi depresi pasca ibu melahirkan lebih mungkin untuk membesarkan anak perempuan yang berjuang melawan depresinya sendiri juga. (Foto: Pixabay.com)

Penelitian: Depresi Ayah Baru Dapat Menular ke Anak Perempuan

Rona keluarga psikologi
Torie Natalova • 17 Januari 2019 14:25
Jakarta: Menurut sebuah studi terbaru, setidaknya lima persen pria yang baru menjadi ayah menderita depresi klinis dalam beberapa minggu pertama menjadi orang tua. Depresi ayah ini mungkin memiliki dampak jangka panjang pada keluarganya.
 
Para peneliti telah menemukan bahwa ayah yang memerangi depresi pasca ibu melahirkan lebih mungkin untuk membesarkan anak perempuan yang berjuang melawan depresinya sendiri di usia 18 tahun.
 
Serangkaian penelitian telah berusaha untuk menentukan tingkat depresi postpartum (pascamelahirkan) pada ayah baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Studi: Pada Masa Kehamilan, Calon Ayah Juga Alami Depresi)
 

(Menurut sebuah studi terbaru, setidaknya lima persen pria yang baru menjadi ayah menderita depresi klinis dalam beberapa minggu pertama menjadi orang tua. Depresi ayah ini mungkin memiliki dampak jangka panjang pada keluarganya. Foto: Pixabay.com)
 
Sebenarnya, tidak jelas apa yang menyebabkan depresi postpartum pada pria, tetapi ini mungkin karena pria memiliki dasar hormon yang sama seperti pada wanita. Beberapa penelitian mengaitkan depresi pada ayah baru dengan penurunan testosteron.
 
Hasil penelitian pada 3000-an pasangan ayah dan anak, depresi pada ayah dikaitkan dengan peningkatan stres dalam seluruh keluarga. Ini mungkin salah satu cara di mana keturunannya dapat terpengaruh.
 
Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya memberikan bantuan yang tepat untuk ayah serta ibu, yang mungkin mengalami depresi. Penelitian ini juga menemukan bahwa depresi ibu dan perilaku anak yang buruk berkontribusi pada risiko. Sedangkan depresi ayah tercatat sebagai faktor sendiri.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi