Bulan November Tiba, Saatnya Movember
Gerakan Movember masih berfokus pada kanker Prostat. Namun belakangan juga mulai menelisik perhatian pada depresi, kanker testis hingga pencegahan bunuh diri. (Foto: Ilustrasi. Dok. Nathan Jefferis/Unsplash.com)
Jakarta: Bulan November telah tiba. Saatnya menumbuhkan kumis selama sebulan penuh. Bagi sekelompok orang, kegiatan memanjangkan kumis di bulan November ini sangat penting. Yakni untuk mengurangi angka kematian pria usia muda. Bagaimana bisa?

Ya, selain memanjangkan kumis, sekelompok orang yang menamakan dirinya “Movember” ini juga menyeruakan kampanye kesehatan pria. Mulai dari saling berdiskusi terkait kesadaran kesehatan hingga mengumpulkan dana charity.

Ide awal terbentuknya Movember yakni pada 2003 di Melbourne, Australia. Berawal dari 30 orang yang memproklamirkan diri sebagai "Mo Bros".


Awalnya gerakan ini hanya ajang uji coba. Mereka menantang satu sama lain memanjangkan kumis selama satu bulan. Sederhananya, mereka hanya ingin membuktikan apakah gaya berkumis tebal masih bisa populer pada masa itu.

Rupanya gerakan ini memantik perhatian publik. Si empu lantas mengubah tujuan pembentukan kelompok ini menjadi lebih kepada permasalahan kesehatan laki-laki. Dari sini, The Movember Foundation lahir.

(Baca juga: UNICEF Kembali Buat Gerakan Amal Berbasis Cryptomining)


(Ide awal terbentuknya Movember yakni pada 2003 di Melbourne, Australia. Berawal dari 30 orang yang memproklamirkan diri sebagai "Mo Bros". Foto: Ilustrasi. Dok. Elijah Hiett/Unsplash)

Berikut fakta-fakta tentang The Movember Foundation:

1. Mendunia
Kini The Movember Foundation sudah merambah keluar dari negara asal, seperti negara-negara di Amerika, Eropa, Afrika Selatan, Kanada, Selandia Baru, China dan lainnya.

2. Dana kesehatan
Dari yang berjumlah 30 orang, kini gerakan dengan partisipan sebanyak 5,2 juta orang ini mampu mengumpulkan duit lebih dari USD710 juta.

3. Membiayai program dengan isu kesehatan
The Movember Foundation juga sudah menggelontorkan donasi ke lebih 1.200 program yang berkaitan dengan kesehatan pria.

4. Berkembang
Gerakan Movember masih berfokus pada kanker Prostat. Namun belakangan juga mulai menelisik perhatian pada depresi, kanker testis hingga pencegahan bunuh diri.

Sayangnya melansir situs Movember.com, Indonesia belum bergabung dalam gerakan Movember. Tetapi pada 2012 lalu, gerakan ini pernah diadakan.

Dipelopori oleh Zack Peterson, Movember Indonesia pernah menyumbangkan Rp27 juta kepada Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak (komunitas Taufan).





(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id